Dinas Penduk KB PP dan PA Siap Atasi Stunting

89

PADANG LAWAS (Sumut) ketikberita.com | Stunting merupakan suatu permasalahan yang perlu ditangani dengan solusi cepat dan tepat untuk mempersiapkan generasi muda yang sehat. Stunting juga memiliki dampak yang cukup luas terutama dalam bidang kesehatan dan ekonomi.

Seperti gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan pada bayi akibat stunting apabila tidak dicegah dan ditangani dengan cepat tentunya akan menghasilkan generasi muda yang kurang berkualitas dan tidak sehat yang dikhawatirkan generasi muda tersebut tidak bisa bersaing untuk masa depannya.

Begitu juga dengan Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas ( Palas) bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak yang selalu gencar – gencarnya dalam mensukseskan program pencegahan stunting di wilayah kerja Kabupaten Palas.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Palas Markiah Hasibuan SE melalui Kepala Bidang KB/KS Ida Hanum SKM mengatakan kepada media di ruang kerjanya sudah berbagai program kita luncurkan dalam hal untuk pencegahan penyebaran stunting di Kabupaten Palas.

“Sesuai dengan Perpres no. 72 tahun 2021 bahwa Dinas Penduk KB ,PP & PA telah ditunjuk sebagai sekretariat untuk tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Palas yang diketuai langsung oleh Sekda Palas Arpan Nst”, ungkapnya kepada media .

Tambah nya, “oleh karena itu dalam percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Palas sudah cukup banyak program kerja yang sudah kita lakukan seperti 1.sosialisasi kepada masyarakat terkait Pola asuh anak, 2.sosialisasi 1000 Hpk dan 3.pendampingan kepada Catin (Calon pengantin),ibu hamil dan juga ibu bersalin”ungkapnya.

Selanjutnya Kabid Kb/Ks Ida Hanum berpesan kepada masyarakat “kalau ingin keluarga kita sehat terus ingat dan selalu prioritaskan program Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Palas”, ungkapnya kepada media di ruang kerjanya. (Rh)