Tindakan Berlebihan Pedagang Usir Sat Pol PP Kab Sergai Sangat Disayangkan

342

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Kasat Pol PP Kab Sergai Drs. Fajar Simbolon sangat menyayangkan tindakan pedagang pekan lelo yang mengusir petugas Sat Pol PP Kab Sergai yang sedang beristirahat di kantor PKB lokasi Pekan Lelo, Desa Firdaus, Kec Sei Rampah, Sergai.

Kepada Media Kamis (4/11) Fajar Simbolon mengatakan pengusiran anggotanya yang sedang berteduh di kantor PKB oleh oknum yang tidak berwenang suatu perbuatan yang tidak baik.

Kata Fajar. Lokasi tempat berteduh anggotanya merupakan kantor PKB yang sudah di kontrak, dan pihak Sat Pol PP juga sudah mendapat ijin kepada yang mengontrak rumah yang di jadikan kantor PKB. ” Itukan bukan rumah pedagang itu kantor PKB yang sudah di kontrak, kenapa pedagang pekan lelo mengusir anggota Sat Pol PP yang sedang beristirahat” kesalnya.

” Apa salahnya untuk berteduh, tempat itu bukan milik pedagang yang mengusir sat Pol PP, sedang kan anggota sudah mendapat izin untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum” papar Fajar.

Lanjut Fajar, ia terpaksa menarik pasukannya guna menghindari keributan yang terjadi pada hari Minggu (31/11) dilokasi Pekan Lelo Desa Firdaus dan sangat menyayangkan tindakan pedagang lelo yang menolak relokasi mengusir Sat Pol PP dimana mereka tidak punya wewenang dan menyebarkan video pengusiran di media sosial.

Pemkab Sergai kata Fajar sengaja merelokasi pedagang pekan lelo ke pasar Rakyat yang lokasinya lebih layak, agar dapat tertata rapi tidak mengganggu jalan lintas.

Langkah Pemkab Sergai merelokasi pedagang pekan lelo guna menata kota lebih baik, ditambah lokasi pekan lelo tidak layak, selain melanggar Perda juga tidak memiliki izin dan pengolahan limbah. Sedangkan lokasi yang disediakan pemkab Sergai jauh lebih layak, tersedia sarana umum, baik parkir, toilet dan lahan yang tidak becek.

” Saat ini sudah ada pedagang Pekan Lelo pindah kelokasi relokasi di pasar rakyat Sei Rampah dan sudah berjualan bahkan sarananya gratis tanpa di pungut biaya, kita berharap pedagang yang masih bertahan tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak menginginkan perubahan Sei Rampah menjadi kota kabupaten Sergai dan memilih untuk pindah ke Pasar Rakyat yang jauh lebih layak” papar Kasat Fajar Simbolon. (AfGans)