LSM GERAM BANTEN : BBWSC3 Harus Selektif Terima Hasil Pekerjaan Rehab Jaringan Irigasi D.I Ciujung

314

SERANG (Banten) ketikberita.com | Proyek pekerjaan rehab jaringan irigasi D.I Ciujung ,yang salah satu titiknya berlokasi di wilayah Babadan Desa Kubang Puji Kecamatan Pontang Kabupaten Serang,terkesan di kerjakan asal -asalan dan tampak tergesa-gesa.

Di lokasi, Sabtu 06/02/2021 terlihat pekerjaan kurang maksimal,pasangan batu menggantung tanpa adanya pondasi bawah,area pekerjaan dipenuhi air dengan ketinggian sebetis orang dewasa,tidak ada upaya melakukan pompanisasi untuk mengurangi ketinggian air .

Timbul pertanyaan, apakah betul pekerjaan ini sudah sesuai spesifikasi..?

Sangat menarik ketika seorang Petani memberikan tanggapannya terkait pekerjaan rehab jaringan irigasi ini, begini katanya ” Saya yang bodoh ini juga rada keblinger (bingung-red) melihat cara kerja mereka, semestinya area kerja di keringkan dulu air nya, agar terlihat mana saja yang harus di tambal, yang katanya pekerjaan ini kan cuma rehab aja,”tutur warga setempat yang sudah puluhan tahun bertani di wilayah tersebut.

LSM Geram Banten Indonesia DPC Kab Serang, melalui Humasnya, Deni AF, Senin (08/02/2021), mengingatkan kepada Kementrian PUPR,Dirjen SDA, BBWSC3 (Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian) agar tidak mudah menerima hasil pekerjaan yang dikelola oleh Pt.PMJ.

“Minim pengawasan,itu yang saya lihat dilokasi pekerjaan,belum lagi beberapa pekerja tidak menggunakan safety booth alias telanjang kaki,”ungkap Deni.

“Kalau pengawasannya saja minim, kemudian K3 dirinya selaku pekerja juga diabaikan, apakah masih layak kualitas pekerjaan dapat dipertanggung jawabkan,”tanya Deni.

“Kita menginginkan manfaat hasil pembangunan dapat lebih dirasakan juga oleh para Petani,karena dengan nilai kontrak yang “wah” yaitu, 43,8 M ini sudah sepatutnya masyarakat tani mendapatkan bangunan yang berkualitas,”tegasnya.

“Harapan kita semua, lanjut Deni,Kalau irigasinya berfungsi dengan baik maka akan berdampak pada peningkatan hasil panen. Oleh karena itu, menurutnya pihak Balai ataupun dinas yang terkait,harus lebih ketat lagi baik dalam pengawasannya,maupun nanti pada saat serah terima pekerjaannya”pungkasnya.

Perlu untuk di ketahui bersama, rehab jaringan irigasi ini dikerjakan oleh PT. Permata Maju Jaya, dengan konsultan supervisi dari PT.Hegar Daya,menelan anggaran 43,8 milyar,masa pelaksanaan 612 Hari. (tim/red)