Home / Ketik Berita / Provinsi / Aceh / Lagu Daerah “Judi Online” Karya Ketua SWI Aceh Singkil Viral, Gaungkan Bahaya Judi Daring

Lagu Daerah “Judi Online” Karya Ketua SWI Aceh Singkil Viral, Gaungkan Bahaya Judi Daring

ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Lagu daerah berjudul “Judi Online” ciptaan Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indonesia (SWI) Aceh Singkil, Yudi Sagala, mulai viral di media sosial dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya kalangan muda di Aceh Singkil dan Kabupaten Pakpak Bharat.

Lagu bergenre daerah Pakpak tersebut tidak hanya ramai dibagikan melalui platform digital, tetapi juga rutin diputar di Radio Pemda Pakpak Bharat (RAFA) dan Radio Republik Indonesia (RRI) Aceh Singkil dalam program Dendang Daerah.

“Alhamdulillah, lagu ini mendapat respons yang baik dari masyarakat, terutama anak-anak muda di Aceh Singkil dan Pakpak Bharat. Lagu ini juga sering diputar di Radio Pemda Pakpak Bharat dan RRI Aceh Singkil,” kata Yudi Sagala, Minggu (5/7/2026).

Yudi menjelaskan, lagu tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap semakin maraknya praktik judi online yang dinilai telah membawa dampak serius bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, judi online bukan hanya menguras keuangan, tetapi juga memicu berbagai persoalan sosial, mulai dari keretakan rumah tangga, utang-piutang, hingga persoalan hukum.

“Saya melihat banyak keluarga yang terdampak. Ada yang kehilangan harta benda, menggadaikan emas, usahanya bangkrut, bahkan rumah tangganya berakhir dengan perceraian akibat kecanduan judi online,” ujarnya.

Kondisi itulah, kata Yudi, yang menginspirasinya menciptakan lagu sebagai media kampanye sosial agar masyarakat semakin sadar akan bahaya judi daring.

“Saya berharap lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa judi online tidak pernah memberikan keuntungan. Sebaliknya, yang ditinggalkan hanyalah kerugian, baik secara ekonomi maupun kehidupan keluarga,” katanya.

Yudi mengungkapkan, lagu “Judi Online” telah ditonton lebih dari 2.500 kali di TikTok dan terus mendapat apresiasi dari warganet. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang terlibat dalam proses produksi, di antaranya Zaelani Bako, Nafi (keyboard), Samsir, serta tim produksi video.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas dukungan terhadap karya tersebut.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Aceh Singkil, Edi Widodo, mengajak masyarakat untuk menjauhi praktik judi online. Menurutnya, perjudian daring tidak pernah menjanjikan kesejahteraan, melainkan berpotensi menghancurkan ekonomi keluarga dan mengancam masa depan anak-anak.

“Mari bersama-sama menjauhi judi online. Dampaknya sangat besar, bukan hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Edi. (R84)