Kurangi Sampah Organik, Babinsa Kodim 0104/Atim Budidaya Maggot

62

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah organik. Seperti sampah makanan, sayuran dan buah-buahan yang terbuang oleh warga begitu saja.

Namun, berbeda dengan para Babinsa Kodim 0104/Aceh Timur, yakni Serda Amran Babinsa Koramil 13/Peureulak Timur dan Koptu Rejeki Fajar Babinsa Koramil 02/Langsa, memiliki cara tersendiri untuk mengurai sampah organik tersebut. Dengan melakukan budidaya maggot.

Maggot adalah bayi larva Lalat Tentara Hitam atau Black Soldier Fly (BSF). Yang digunakan sebagai pakan ternak seperti ayam, bebek, ikan dan burung.

Budidaya Maggot tersebut berlokasi di Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.

Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han), sangat mendukung budidaya yang telah dilakukan oleh Serda Amran dan Koptu Rejeki Fajar tersebut.

Dengan budidaya Maggot, dikatakan Dandim, secara tidak langsung, Babinsa tersebut sudah membantu menangani permasalahan sampah yang ada di masyarakat.

“Selain membantu masyarakat, melalui budiya Maggot ini juga ada nilai ekonomisnya,” ujar Dandim kepada awak media, Selasa (24-08-2021).

Sementara itu, Serda Amran menjelaskan, pengetahuan budidaya pengembangan Maggot tersebut usai mendapatkan pelatihan yang diadakan oleh Kodam Iskandar Muda beberapa waktu lalu. Untuk itu, saya bersama Koptu Fajar banyak melihat permasalahan sampah rumah tangga. Hampir setiap hari sampah organik dibuang begitu saja.

Maka dari itu, kami mencoba mengaplikasikan ilmu tersebut di wilayah binaan Kodim 0104/Atim dengan membudidaya maggot tersebut untuk mengurangi sampah organik tersebut,” katanya.

Menurut dia, budidaya maggot tidak sulit. Super mudah, makanan maggot juga sampah organik. “Jadi kalau ada sampah sayuran atau buah ya, itu saya beri makan ke maggot,” ucapnya.

Selain itu, ternak ikan, ayam, bebek, unggas yang kami ternak, juga bisa terbantu. Maggot yang dihasilkan bisa menjadi tambahan pakan ternak ayam saya, tukasnya. (AA)