Kapolres Sergai Meninjau Sekolah yang Melaksanakan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka

122

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) AKBP Robin Simatupang meninjau langsung Sekolah-Sekolah yang melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka di Kab. Sergai, Sumut, jumat (10/09/2021) sekira pukul 08.00 wib.

Kapolres Sergai pada kesempatan ini, meninjau langsung di dua Sekolah Dasar (SD) yakni, SD Negeri 102041 Firdaus Kec. Sei Rampah dan SD Negeri 102020 Firdaus Kec. Sei Rampah.

Selain Kapolres Sergai, tampak ikut dalam penin jauan Ini, Kadis Pendidikan Kab. Sergai Suwanto Nasution,Korwil Kecamatan Sei Rampah Riana Sihombing, Pengawas Kecamatan Sei Rampah Laosma Hutauruk, Kepala Sekolah SDN 102020 Firdaus HJ. Siti Ramadan S.Pd.i, Para guru SDN 102041 Firdaus dan Para guru SDN 102020 Firdaus.

Dalam arahanya Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupangan menyampaikan agar sekolah tetap mematuhi Protokol Kesehatan dalam proses pembelajaran tatap muka (PTM) ini.

“Kepada Kepala Sekolah dan guru agar menerap kan protokol kesehatan terhadap siswa/siswi SDN 102041 Firdaus” Ujarnya berharap.

Selain itu, lanjutnya, Agar pihak sekolah meninjau secara acak dikediaman siswa/siswi guna menerapkan Protkol Kesehatan.

Kapolres juga menyampaikan, Agar para siswa/ siswi membawa minum masing-masing. Perlu diketahui Proses belajar mengajar tatap muka bisa di terapkan dikarenakan penurunan angka penyebaran virus Covid-19 di Kab. Sergai.

“Sekolah bisa menjadi penjuru mengurangi angka penyebaran virus Covid-19.Saya yakin dengan adanya proses mengajar tatap muka para siswa/ siswi bisa menjadi duta bagi keluarga” imbuhnya.

“Semoga angka penyebaran virus Covid-19 di Kab. Sergai bisa menurun dan kembali ke Zona Hijau kemudian bagi pihak sekolah agar menyiapkan Satgas Covid-19 di Lingkungan Sekolah jangan sampai sekolah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19” Tegas Kapolres mengakhiri.

Diketahui, Proses belajar mengajar tatap muka di SDN 102041 Firdaus dan SDN 102020 Firdaus dibagi menjadi dua kelas setiap kelas sebanyak 14 siswa/siswi. (AfGans)