Inspektorat : 13 Desa Diduga Bermasalah Terkait Dana Desa Dikota Subulussalam

300

SUBULUSSALAM ketikberita.com | Rapat koordinasi seluruh Kades di Kota Subulussalam digelar Selasa 15 oktober 2019, yang bertempat di gedung aula LPSE, Setdako Subulussalam, menuai banyak komentar terkait bahasa kepala Inspektorat, Drs Salbunis, yang membeberkan kinerja beberapa kepala Desa dikota Subulussalam.

Hadir dalam pertemuan ini adalah unsur Muspida,Walikota,Wakil Walikota, Sekda, juga Assisten, Badan,Dinas,Kantor, juga SKPK yang berkaitan dengan urusan Desa, dan seluruh Kepala Desa sekota Subulussalam.

Menurut Kepala Inspektorat Drs SALBUNIS MAP, dalam paparannya pada pertemuan tersebut, beliau blak blakan mengatakan kepada Walikota Subulussalam, ” Penjarakan Kepala Desa yang bermasalah,” agar ada contoh pembelajaran bagi Kades yang lain, saat ini ada 6 desa yang telah siap LHP nya dan telah dilimpahkan ke Walikota, dan 7 desa lagi yang masih dalam proses, sesuai laporan masyarakat ke Inspektorat, jadi hal ini harus ditindak lanjuti pintanya, kepada Walikota Subulussalam.

Ketegasan Inspektur Inspektorat ini patut didukung, dan diberi apresiasi karena telah berani meminta kepada Walikota agar setiap Kades yang bermasalah agar diproses hukum, beda sekali dengan kapala Inspektorat yang selama ini terkesan diam tak berani kepada Walikota.

Menyikapi hal apa yang diungkapkan Kepala Inspektorat tersebut, SEKDA Kota Subulussalam Ir, TAUFIT MM, ketika dimintai keterangannya, diruang kerjanya Senin 21/10/2019, beliau juga sangat mengharapkan agar seluruh Kades agar benar benar jujur dalam mengkelola DD/Dana Desa, demi percepatan pembangunan didesa masing2.

Ditambahkan beliau lagi bahwa Dana desa saat ini sangat besar, jadi dalam hal ini rentan dikorupsi, karena dana Desa ini sifatnya beda dengan dana yang ada di SKPK, di SKPK sifatnya dilelang, dan butuh pihak ketiga seperti Rekanan, dan di Desa sifatnya Swakelola, sehingga dalam hal seperti ini sangat banyak godaan bagi pengelola dana Desa tersebut.

Jadi Sekda menghimbau, dalam RAKOR Kades sekota Subulussalam tersebut agar para Kades jujur,dan jangan tergiur Korupsi, bila tak mau berbenturan dengan Hukum.(J,Saran)