Bermain BBM Subsidi Tangki Siluman Isi Premium Rp 200 Ribu, Diminta Pertamina Buka CCTV SPBU di Sergai

253

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Pertamina di minta melakukan razia dengan membuka rekaman cctv yang dimiliki setiap SPBU di Sergai. Pasalnya bahan bakar bersubsidi seperti Premium dan Solar diduga kuat jadi permainan pihak SPBU guna meraup keuntungan lebih besar.

Trik yang dilakukan setiap SPBU melayani pengendara sepeda motor jenis Suzuki Tiger yang memiliki tangki berukuran besar alias tangki Siluman. Pasalnya tangki ini mampu mengisi premium diluar kebutuhan sepeda motor pada umumnya yang mencapai Rp. 200 ribu. Rata-rata pihak SPBU di Sergai melakukan hal tersebut.

Bahkan tidak jarang, pihak SPBU mengisi langsung ke derigen bahan bakar jenis solar bersubsidi yang dilakukan pada malam dan menjelang pagi. Diduga kuat praktek ini sudah dibekap oleh aparat kepolisian setempat.

Salah satu warga yang menjadi pelanggan BBM bersubsidi disalah satu SPBU Rampah Kiri yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan sudah bekerja sama dengan pihak SPBU untuk menyuling premium maupun solar. Agar tidak terlalu menohok terpaksa menggunakan sepeda motor bertangki besar lalu kembali di suling ke derigen.

Begitu juga untuk solar, langsung melalui derigen dan pembelian diatur pada malam hari guna menghindari keramaian dan komplin dari pengendara lainnya.

Untuk premium per derigennya pengepul wajib membayar Rp. 15 ribu sedangkan solar Rp. 10 ribu dan ini sudah cukup lama berjalan. Paparnya.

Malik (45) warga Tanjung Beringin sangat kesal dengan pihak SPBU di Rampah Kiri. Ia terpaksa mengantri hingga 15 menit untuk mengisi premium mengingat operator lebih mengutama kan sepeda motor bertangki siluman dari pada sepeda motornya.

” Saya minta Pertamina melakukan razia dengan membuka cctv SPBU di seluruh Sergai praktik ini tidak bisa di biarkan, saya minta Pertamina menindak tegas seluruh SPBU di Sergai yang rata-rata nakal mempermainkan BBM bersubsidi demi keuntungan pribadi” papar Malik.

Terpisah Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Kab Sergai Karno Siregar dihubungi Wartawan melalui selulernya mengatakan pihaknya tidak bisa melakukan penindakan dugaan adanya permainan BBM subsidi, dalam hal ini pihak Pertamina yang lebih berhak dan pihak hukum.

” Kita bisa melakukan penindakan jika terdapat pengisian BBM itu kurang takarannya namun kita juga meminta Pertamina melakukan tindakan kepada SPBU yang nakal. (AfGans)