Panglima TNI, Kapolri dan Menteri PUPR Tinjau Proges RS Covid-19 Pulau Galang

123
kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto beserta rombongan saat meninjau proses pembangunan RS Covid 19 di Pulau galang Kampung Cemp Vietnam Batam.(Foto:Humas Polda Kepri/Indralis)

BATAM ketikberita.com | Kapolri Jenderal Idham Aziz , Panglima TNI Hadi Thahjanto dan Menteri PUPR M. Basuki Hadi Muljono, beserta rombongan kunjungan kerja melakukan peninjauan progres pembangunan RS COVID-19 di eks Camp Vietnam, Pulau Galang, Batam, Kepri, Rabu (25/3/2020).

Rombongan tiba di di ruang VVIP Bandara Internasional Hang Nadim Batam pukul 09.36 WIB. Ikut mendampingi tiga pejabat sipil dan militer itu, Mayjen TNI Arios Tiopan Aritonang (Asops Panglima TNI), Asops Irjen Pol Harry Rudlf Nahak, Dirjen Cipta Karya Gani Ghazaly, Karo Kompu Endra Saleh, Dirops PT. Wika Karya Agung Bidi Waskito dan Direktur Bisnis PT. Wika Karya Fery Hendriyanto. Selama kegiatan kunker Kapolri dan Panglima TNI di Pulau Galang Kota Batam, mereka didampingi Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budi Revianto, Pangdam I/ Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadilah, Danrem 033/ Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Leman, Dandim Kota Batam Letkol Inf Rahmad Daud Harahap.

Tampak juga mendampingi, Danlanud Hang Nadim Letkol Urip Widodo, Danden POM Kota Batam, Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim AKP Nidya Astuty, Direktur Bubu Hang Nadim Suwarso dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri.

Saat berada di Eks Camp Vietnam, Kapolri dan Panglima TNI lakukan pengecekan terhadap sejauh mana proses pembangunan RS. COVID-19 (Khusus Penyakit Menular) tersebut. Didampingi oleh Kapolri, dan Kapolda Kepri, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan pembangunan RS COVID-19 ini memiliki dua fasilitas yaitu fasilitas untuk observasi dan fasilitas isolasi.

“Termasuk pendukung untuk tenaga medis dan sarana lainya diantaranya adalah ruang farmasi, radiologi, gizi dan juga termasuk laundry,”kata Hadi, di Pulau Galang, Batam, Rabu (25/3/2020).

Hadi juga menjelaskan kesiapan pembangunan RS ini sudah mencapai 78 persen. Yang mana, katanya, tiga hari lagi rumah sakit ini akan siap pengerjaanya. “Namun kita masih perlu melatih tenaga medis agar bisa mengoperasikan rumah sakit ini dengan efektif dan dapat di operasionalkan dengan baik,”ujanrya.

Menurutnya, saat ini untuk ruang observasi sudah siap 340 tempat tidur dan untuk ruang isolasi itu sendiri sudah siap 20 tempat tidur. Ruang isolasi yang dibangun adalah ruang isolasi ICU sehingga dilengkapi dengan tekanan negative untuk ruanganya, AC standar HEPA, oksigen dan kamar mandi di dalam. “Pembangunan tetap dilaksanakan sampai dengan target yang diinginkan tercapai,”tegasnya.

Saaat berada di lokasi, adapun Gedung yang dilakukan pengecekan oleh Kapolri dan Panglima TNI, diantaranya Gedung Farmasi, Gedung Sterilisasi, Gedung Laundry, Gedung Gizi, Power House.

Selain itu, mereka juga melakukan pengecekan langsung Gedung perkantoran, Gedung Gudang, Gedung Mess Dokter, Gedung Asrama Perawat A, Gedung Asrama Perawat B, Gedung Asrama Perawat C dan Gedung Asrama Petugas. Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhadrt menuturkan pemerintah telah menganjurkan untuk tetap melakukan pembatasan social/phsyical distancing dan kemudian ditindaklanjuti juga dengan Maklumat Kapolri yang bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

“Melalui Operasi Terpusat Aman Nusa II Seligi Polda Kepri yang dimulai sejak 19 Maret 2020 lalu, Polda Kepri dan jajaran telah melakukan kegiatan monitoring, pencegahan, patroli, Penyemprotan Disinfektan,”terangnya, kepada wartawan, Rabu (25/3/2020) siang.

Selain itu, pihak kepolisian, kata dia, juga sudah melakukan himbauan, satgas kesehatan dan tim medis yang terus berkoordinasi dengan Dinkes untuk memantau perkembangan covid 19 di wilayah provinsi Kepri, serta di dalam Operasi tersebut ada juga Satgas Penegakkan hukumnya. “Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap di rumah, apabila ditemukan masih melanggar akan dilakukan penegakan hukum. Tetap berada di rumah dan biasakan hidup sehat,” tegas Andap mengingatkan.(r/Indralis)