Home / Ketik Berita / Jabodetabek / PJU Kota Tangerang Kerap Terganggu, Komisi IV Soroti Pencurian Komponen

PJU Kota Tangerang Kerap Terganggu, Komisi IV Soroti Pencurian Komponen

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Komisi IV DPRD Kota Tangerang menyoroti gangguan Penerangan Jalan Umum (PJU) akibat pencurian komponen yang dapat mengurangi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dinas Perhubungan (Dishub) diminta memperkuat pemantauan sekaligus menyiapkan langkah pencegahan di titik rawan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Apanudin, mengatakan keberadaan PJU harus menjadi perhatian, terlebih sejumlah ruas jalan tengah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) pada Tahun Anggaran Murni 2026.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan perlu diiringi dengan penerangan yang memadai agar masyarakat dapat berkendara dengan aman, terutama pada malam hari.

“Perbaikan jalan sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung mobilitas. Penerangan juga tidak kalah penting untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan pada malam hari,” ujarnya saat ditemui di Ruang Komisi IV, Selasa (22/9/2026).

Apanudin meminta Dishub tidak hanya mengandalkan laporan masyarakat dalam menangani PJU yang mati atau mengalami gangguan. Ia mendorong pemantauan langsung pada malam hari agar petugas dapat mengidentifikasi titik bermasalah dan segera menjadwalkan perbaikan.

“Jangan hanya menunggu laporan, tetapi coba kita menjemput bola. Melakukan identifikasi pada waktu malam hari, sehingga siangnya bisa dilakukan perbaikan terhadap kendala lampu-lampu jalan,” katanya.

Selain pemeliharaan rutin, politisi Partai Gerindra itu menilai pencurian komponen PJU perlu mendapat perhatian khusus. Kerusakan akibat tindakan tersebut tidak hanya mengganggu penerangan, tetapi juga berpotensi menambah kebutuhan anggaran perbaikan.

Karena itu, Apanudin membuka opsi pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik yang rawan pencurian. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

“Kalau perlu dipasang CCTV di daerah-daerah rawan, sehingga ada efek jera kepada pelaku yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mendorong koordinasi Dishub dengan DPUPR agar fungsi PJU tetap diperhatikan selama proses perbaikan jalan berlangsung. Evaluasi terhadap lampu yang sudah berusia lama atau kurang terang juga perlu dilakukan.

Menurut Apanudin, penggunaan teknologi lampu yang lebih hemat energi dengan tingkat pencahayaan optimal dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan kualitas penerangan di Kota Tangerang.

“Dengan anggaran yang cukup memadai, saya berharap lampu-lampu yang sudah lama atau kurang terang segera diganti, sehingga penerangan di wilayah Kota Tangerang bisa lebih optimal,” tuturnya.

Komisi IV berharap pemantauan rutin, perbaikan cepat, dan pencegahan pencurian berjalan beriringan agar PJU tetap berfungsi optimal dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (mir)