Home / Ketik Berita / Jabodetabek / Benteng Culture Festival 2026 Bidik Puluhan Ribu Pengunjung, UMKM dan Seniman Lokal Jadi Sorotan

Benteng Culture Festival 2026 Bidik Puluhan Ribu Pengunjung, UMKM dan Seniman Lokal Jadi Sorotan

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Benteng Culture Festival (BCF) 2026 tak sekadar menjadi panggung pertunjukan budaya. Pemerintah Kota Tangerang juga membidik festival ini sebagai penggerak ekonomi kreatif yang membuka peluang bagi pelaku UMKM, pekerja seni, dan komunitas lokal.

Digelar pada 20 hingga 22 November 2026 di Taman Elektrik, festival yang diinisiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang tersebut mengusung tema “My Culture, My Pride”.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan BCF 2026 dirancang untuk memperkuat kebanggaan terhadap budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Tema My Culture, My Pride membawa pesan kuat bahwa keberagaman budaya di Kota Tangerang adalah identitas sekaligus kebanggaan bersama. Benteng Culture Festival hadir mempresentasikan karakter dan identitas Kota Tangerang yang memiliki sejarah panjang sebagai ruang pertemuan berbagai budaya,” ujar Boyke.

Menurutnya, festival ini akan memadukan pelestarian budaya dengan berbagai atraksi yang dapat dinikmati masyarakat. Konsep tersebut diharapkan mampu menarik pengunjung dari Kota Tangerang, wilayah Tangerang Raya, Jabodetabek, hingga pelaku seni internasional.

BCF 2026 mengandalkan strategi 3A, yakni aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. Kemudahan akses melalui transportasi umum dan jaringan tol akan dipadukan dengan zona edukasi, ruang komunitas, permainan interaktif, serta sajian kuliner khas.

Beragam pertunjukan juga disiapkan untuk memeriahkan festival, mulai dari karnaval budaya hingga hiburan panggung dan perlombaan yang melibatkan masyarakat.

Sejumlah kompetisi yang akan digelar antara lain Lomba Karnaval, Tari Kreasi, Angklung, dan Botram untuk kategori beregu. Sementara kategori perorangan mencakup Lomba Solo Vocal, Kebaya, dan Membatik.

“BCF 2026 menghadirkan berbagai kompetisi menarik, mulai dari Lomba Karnaval, Tari Kreasi, Angklung, dan Botram untuk kategori beregu, hingga Lomba Solo Vocal, Kebaya, dan Membatik untuk perorangan. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan resmi kami,” terang Boyke.

Penyelenggaraan festival ini turut mengandalkan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan media. Melalui kolaborasi tersebut, BCF 2026 ditargetkan mampu menarik puluhan ribu pengunjung.

Boyke berharap tingginya kunjungan dapat membuka peluang ekonomi bagi UMKM sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pekerja seni untuk menampilkan karya mereka.

“Kami berharap festival ini menjadi penggerak daya tarik wisata, memperkuat ikatan sosial antar-generasi, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi UMKM dan pekerja seni di Kota Tangerang,” tutupnya.

Selain menjadi ruang ekspresi budaya, Benteng Culture Festival 2026 diharapkan memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai ruang pertemuan beragam tradisi sekaligus destinasi kegiatan seni dan budaya. (mir)