ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) meninjau pembangunan jembatan Bailey di Kampung Lae Sipola, Kecamatan Singkohor, Selasa (17/2/2026).
Jembatan darurat tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan utama yang rusak berat akibat banjir dan longsor pada 26 November 2025. Kerusakan mencapai sekitar 80 meter dan sempat memutus akses transportasi warga.
Peninjauan dilakukan oleh Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, Dandim, dan Kapolres, didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR setempat. Di lokasi, rombongan melihat langsung proses awal pembangunan yang telah berjalan selama empat hari terakhir.
Pekerjaan diawali dengan pembangunan abutmen sebagai pondasi penyangga sebelum rangka jembatan Bailey dipasang. Pengerjaan melibatkan alat berat jenis ekskavator serta personel TNI bersama unsur teknis lainnya.
Bupati Safriadi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan jajaran TNI atas dukungan percepatan pembangunan jembatan tersebut.
“Kami berterima kasih atas bantuan jembatan Bailey ini. Masyarakat sangat membutuhkan akses ini untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia menyebut, terputusnya akses sebelumnya berdampak pada mobilitas warga dan distribusi hasil perkebunan, terutama kelapa sawit. Dengan dibangunnya jembatan sementara ini, diharapkan arus barang dan orang kembali normal.
Selain menunjang aktivitas ekonomi, jembatan itu juga mempersingkat waktu tempuh warga menuju Subulussalam yang berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi.
Dandim menegaskan pembangunan jembatan Bailey merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.
Sementara itu, Kapolres menyatakan kesiapan pihaknya mendukung pengamanan dan kelancaran proses pembangunan hingga jembatan dapat difungsikan. (R84)







