Home / Ketik Berita / Provinsi / Aceh / Dorong Pembinaan Generasi Qurani, BKPRMI Aceh Singkil Gelar FASI Tingkat Kecamatan

Dorong Pembinaan Generasi Qurani, BKPRMI Aceh Singkil Gelar FASI Tingkat Kecamatan

ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Upaya pembinaan generasi muda berbasis nilai keagamaan terus diperkuat di Aceh Singkil.

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Aceh Singkil menggelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-IV tingkat Kecamatan Singkil di Masjid Agung Nurul Makmur, Desa Pulo Sarok, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dalam mengasah kemampuan dasar keagamaan sejak usia dini. Sejumlah cabang perlombaan dipertandingkan, meliputi azan, tartil Al-Qur’an, dan pidato cilik.

Ketua Panitia FASI, Ustaz Dedi Agusmi, mengatakan pelaksanaan festival tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik pengurus masjid, orang tua santri, maupun unsur masyarakat.

“Meski hanya mempertandingkan tiga cabang lomba, kegiatan ini difokuskan pada pembinaan kualitas dan keberanian anak-anak tampil di ruang publik,” ujarnya.

Ketua Umum DPD BKPRMI Aceh Singkil, Mustafa Naibaho, menilai FASI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda resmi daerah.

“Festival ini tidak hanya soal lomba, tetapi juga proses pembinaan. Kami mendorong agar FASI ke depan dapat menjadi program tahunan pemerintah daerah dan dikemas lebih besar, setara dengan pelaksanaan MTQ,” kata Mustafa.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Bupati Aceh Singkil yang diwakili Asisten II Setdakab Aceh Singkil, Faisal, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BKPRMI dalam melakukan pembinaan keagamaan bagi anak-anak dan remaja.

Menurut Faisal, kegiatan seperti FASI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi Qurani yang memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
“Festival Anak Saleh diharapkan menjadi media pembentukan karakter santri agar tumbuh menjadi generasi yang cinta Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Festival Anak Saleh Indonesia tingkat Kecamatan Singkil tersebut berlangsung selama satu hari penuh dan diikuti santri dari berbagai TPA di wilayah Kecamatan Singkil. (R84)