Home / Ketik Berita / Provinsi / Aceh / Dari Isra Mikraj Menuju Ramadan, Bupati Aceh Singkil Ajak Masyarakat Perkuat Disiplin dan Persaudaraan

Dari Isra Mikraj Menuju Ramadan, Bupati Aceh Singkil Ajak Masyarakat Perkuat Disiplin dan Persaudaraan

ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Nurul Makmur, Pulo Sarok, Rabu (11/2/2026), saat Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan penyambutan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Lantunan selawat menggema, menyatukan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan masyarakat dalam satu majelis penuh makna. Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi ruang refleksi bersama menjelang bulan suci.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, dalam sambutannya mengajak masyarakat meneladani makna terdalam dari peristiwa Isra Mikraj—perjalanan agung Nabi Muhammad SAW yang melahirkan kewajiban salat lima waktu.
“Salat mengajarkan kita disiplin. Ia membentuk keteraturan hidup, menata waktu, sekaligus menata hati,” ujar Safriadi.

Menurutnya, nilai disiplin yang lahir dari salat bukan hanya membangun kualitas spiritual pribadi, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjalankan amanah, termasuk di lingkungan pemerintahan. Disiplin, kata dia, adalah kunci menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan adil bagi masyarakat.

Menjelang Ramadan, Safriadi mengingatkan bahwa bulan suci bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan kesempatan membersihkan diri dari sifat-sifat yang merusak persaudaraan.
“Ramadan adalah madrasah pengendalian diri. Di sanalah kita belajar menahan amarah, menghindari fitnah, dan memperkuat ukhuwah,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Aceh Singkil menjaga kekompakan dan persatuan, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial yang dapat menggerus kebersamaan.

Sementara itu, Wakil Ketua PHBI Aceh Singkil, Abdul Hanan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebut peringatan kali ini terasa lebih istimewa karena menjadi gerbang menyongsong Ramadan.

Acara ditutup dengan tausiyah oleh Ustaz Rahmat Sadli yang mengingatkan kembali bahwa Isra Mikraj merupakan momen agung turunnya perintah salat—ibadah yang menjadi tiang agama sekaligus cermin kedekatan hamba dengan Sang Pencipta.

“Ramadan akan segera tiba. Mari kita siapkan hati, perbaiki salat, dan tingkatkan amal sebagai bentuk penghambaan terbaik kepada Allah SWT,” pesannya.

Di penghujung acara, harapan pun mengalir: agar semangat Isra Mikraj tidak berhenti di masjid, tetapi tumbuh dalam keseharian, menguatkan disiplin, mempererat persaudaraan, dan menerangi langkah masyarakat Aceh Singkil menyambut Ramadan. (R84)