ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Insiden dugaan keracunan makanan menimpa 33 santri dan siswa di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (11/2/2026).
Mereka harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kelasir Rimo setelah mengalami gejala pusing, mual, dan muntah.
Seluruh korban merupakan santri Pondok Pesantren Modern Darul Mustafa dan siswa TK Bunga Alquran. Dugaan sementara, para siswa mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mendatangi RSUD Kelasir Rimo sekitar pukul 22.00 WIB untuk meninjau langsung kondisi para korban.
“Untuk sementara diduga akibat keracunan makanan setelah mengonsumsi MBG. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Safriadi.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, kata dia, telah menginstruksikan pihak rumah sakit agar memberikan penanganan maksimal kepada para siswa dan santri yang dirawat.
Ia juga memastikan sampel makanan yang dikonsumsi korban akan diuji di laboratorium guna mengetahui secara pasti sumber penyebab kejadian tersebut.
“Kita akan lakukan uji laboratorium agar jelas penyebabnya dan menjadi bahan evaluasi,” tegasnya.
Hingga berita ini disusun, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Koordinator Wilayah Kabupaten Aceh Singkil belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Pihak pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban serta melakukan langkah evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang. (R84)







