Ketua PWSU GPII Astrada Mulia S.Sos : Mari Kita Berorganisasi untuk Membuka Cakrawala Pemikiran

336

MEDAN ketikberita.com | Selamat atas dilantiknya Ketua GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia). Musyawarah ini GPII lakukan yang ke IX, jadi yang ikut dalam Pemilihan untuk menjadi ketua GPII Sumut ada 3 Kandidat, ada namanya Rahmadani dan Rizki termasuk saya Astrada. Musyawarah ini kami adakan 2 hari yaitu tanggal 26-27, memang malam ini Selasa (26/12/2022) Musyawarahnya cukup Alot, karena itu Dinamika di semua Organisasi, karena itu bertujuan untuk mencapai satu Komitmen GPII kedepannya lebih baik.

Karena tanpa ada Dinamika perbedaan pandangan dalam Komunikasi itu bukanlah Organisasi yang serius membangun Bangsa. Walaupun terjadi perselisihan atau perdebatan hanya tujuannya menyatukan Persepsi. Agar semua Program bisa kita laksanakan dengan Bersama dan saling bahu membahu.

Nanti di Internal GPII akan kami lakukan Saqofah atau Pengkaderan Organisasi tingkat wilayah Sumatera Utara. Jadi kami akan mengundang delegasi 20 PW (Pimpinan Wilayah Red-) Daerah ke Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Supaya para Kader muda di Organisasi GPII ini menjadi matang dalam hal berorganisasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua GPII Sumatera Utara Astrada Mulia terperlihnya sebagai Ketua GPII Sumatera Utara Selasa (26/12/2022) di Hotel Madani.

Lanjut Astrada bahwa Program selanjutnya ada kita akan melaksanakan Bakti Sosial, mana tahu ada terjadi Bencana Alam, kita memang terus Berpartisipasi untuk membantu, makanya akan kita turunkan para Kader-kader Muda ke tempat Bencana Alam sebagai bagian dari Unit Reaksi Cepat kami di GPII tersebut. Dan GPII sendiri juga sering mengadakan untuk membantu ke Palestina dan Rohingya demi keselamatan hidup mereka.

GPII ini juga pernah membantu anak yang putus sekolah untuk kembali sekolah. Dan GPII ini selama bulan Ramadhan Selalu buka Puasa bersama dan bagi-bagi Takzil ke masyarakat.

Lanjut Astrada bahwa kami di Organisasi GPII dalam bidang Sosial memang itulah Perioritas kami, makanya Filosofi dari GPII itu (GPII Mengabdi Kepada Bangsa Indonesia Red-). Mau sama siapa dan kepada siapapun kami akan mengabdi untuk masyarakat Indonesia dalam hal Sosial. Karena yang kami lakukan juga untuk kepentingan orang banyak.

Ditanya wartawan tahun 2024 merupakan tahun Politik, sekarang ada namanya Politik Identitas, karena yang namanya Politik Identitas itu ada haluan kanan dan haluan kiri, dimana kedua haluan itu saling mengklaim yang benar, bagaimana GPII sendiri menyikapi yang namanya Politik Identitas.

Astrada mengatakan bahwa untuk GPII sendiri Politik Identitas itu kita tentu sangat menolak, akan tetapi kita sudah memberi tahu kepada para Kader dan para Pengurus, untuk harus bisa kita membedakan mana yang muatan Politik Identitas dengan muatan yang menyangkut kepentingan Publik yaitu menyatukan kedua Haluan tersebut.

Jadi untuk GPII dalam hal Konstentasi Politik tahun 2024 nanti mengajak kita semua masyarakat untuk meninggalkan semua namanya Politik Identitas, dan mari kita mengedepankan Gagasan, Ide, dan Hasil Karya kita sebagai anak Bangsa, supaya kita bisa membuka cakrawala Pemikiran semua kaum kawula Muda Indonesia khususnya anak Muda di Sumatera Utara.

Ditanya harapan, Astrada mengatakan kita doakan aja bahwa Organisasi GPII akan lebih baik, yang belum baik akan kita perbaiki agar lebih di cintai aja oleh masyarakat. Dan saya juga mengharapkan agar seluruh Kader GPII ini semakin Solid aja, saling bahu membahu.

Mari kita menjaga Silaturahmi, kekompakan diantara kita, karena bagi saya pribadi ini bahwa berorganisasi ini selain kita belajar bagaimana menjadi Manusia Intelektual, juga memperbanyak Persahabatan, pertemanan yang sehat. (SAID KAMAL AL-HABSY S.Sos/DEWA)

Artikulli paraprakIjeck: Gebyar Danau Toba 2022 Bangkitkan Ekonomi Daerah
Artikulli tjetërAndi, Manager Bakso Babat Priangan : Kuliner Silaturahmi Sambil Menyantap Khas Bakso “Bakso Babat”