Demi Kelancaran Program Pembangunan, Wali Kota Medan Instruksikan Dinas dan Kecamatan Untuk Saling Bersinergi

222

MEDAN ketikberita.com | Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali memimpin rapat konsolidasi dan percepatan pembahasan pelaksanaan agenda pembangunan kota Medan secara dini dan terarah melalui zoom meeting dari ruang Comand Center Kantor Wali, Rabu (22/2).

Sejumlah program pembangunan ditahun 2023 dibahas dalam rapat tersebut termasuk kendala yang dihadapi. Salah satu yang menjadi sorotan Wali Kota Medan Bobby Nasution ialah masalah capaian Sub PIN Polio yang saat ini capaianya baru mencapai 57.55%.

Wali Kota Medan Bobby Nasution pun meminta agar Dinas Kesehatan Kota Medan terus bersinergi dengan Kecamatan untuk mencapai target Sub PIN Polio yang telah ditetapkan.

“Saya minta seluruh Kecamatan fokus terhadap vaksinasi polio ini. Kecamatan harus mendukung Puskesmas untuk mensukseskan program ini.”kata Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman, Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman dan para Asisten.

Selain masalah Sub PIN Polio, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga menyoroti mengenai median jalan, trotoar dan taman, Wali Kota Medan meminta Dinas SDABMBK agar lebih menata tanaman yang ada. Sebab keberadaan tanaman tersebut sangat membantu menjernikan udara dan menambah keindahan estetika kota.

“Optimalkan penyiraman tanaman dan perhatikan jadwal penyiraman tanaman itu,”ujar Wali Kota Medan Bobby Nasution sembari meminta Dinas SDABMBK dapat berkoordinasi dengan gedung dan tempat-tempat usaha agar dibuat keseragaman tanaman.

Dikesempatan itu Wali Kota Medan Bobby Nasution juga meminta kepada Dinas Perhubungan Kota Medan untuk mengoptimalkan keberadaan Terminal Type A Amplas yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu. Wali Kota Medan tidak ingin ada lagi bus-bus yang menaikan atapun menurunkan penumpang tidak di terminal.

“Terkait dengan keberadaan terminal Amplas, jangan ada lagi bus-bus yang menaikan dan menurunkan penumpang dijalan, terminal Amplas ini harus betul-betul berfungsi.”kata Wali Kota Medan.

Dalam rapat yang di ikuti oleh seluruh pimpinan Perangkat Daerah, Camat, dan Direksi PUD ini Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta agar Kecamatan dan Dinas saling bersinergi untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di wilayah Kecamatan sehingga permasalahan tersebut dapat segera teratasi dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya minta Kecamatan dan Dinas untuk saling bersinergi mengatasi setiap masalah yang ada. Saya ingin ini segera dijadwalkan.”pungkas Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Dalam rapat tersebut pimpinan Perangkat Daerah juga turut menyampaikan capaian yang sudah dilakukan. Salah satunya dipaparkan oleh Kabag PJB Alex Sinuliga yang mengatakan sampai dengan tanggal 22 Februari, jumlah PA/KPA yang sudah input dan mengumumkan RUP pada sirup sebanyak 260. Untuk itu setiap Perangkat Daerah diharapkan dapat segera melakukan pengimputan agar kegiatan di masing-masing Perangkat Daerah dapat segera dilakukan.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar ketika menanggapi arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait pengoptimalan Terminal Type A Amplas, Iswar mengatakan jajaranya terus melakukan razia terhadap bus-bus yang masih menurunkan dan menaikan penumpang secara liar di pinggir jalan. (er)

 

Artikulli paraprakDompet Dhuafa Rambah Metaverse Dalam Pengelolaan Dana ZISWAF
Artikulli tjetërCapai Target Imunisasi Polio, Bobby Nasution: Dinkes & Kecamatan Harus Berkolaborasi