Bupati Darma WijayaApresiasi Program “Geser Muse” Oleh AGPAII

240

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola Fathul Ilmi 2 di SDN 102116 Gunung Pamela Kecamatan Sipispis, Jumat (31/12/2021).

Kehadiran ini menandai apresiasi Bupati atas realisasi program Gerakan Seratus Mushola Sekolah (Geser Muse) oleh Asosiasi Guru Pendisikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Serdang Bedagai.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada AGPAII Sergai yang telah membantu kami dalam menjadi kan Serdang Bedagai sebagai kabupaten Maju Terus, mandiri, sejahtera, dan religius. Dimana program pembangunan 100 mushola ini masuk dalam sisi religius,” ucapnya.

Menurut Darma, pembangunan akan lebih ringan jika dilakukan dengan gotong royong. Baginya, program Geser Muse ini sudah bagus dan jadi wujud gotong royong tersebut.

“Ini sudah bagus. Harapannya satu bulan bisa satu mushola dibangun. Sehingga targetnya cepat selesai,” imbuhnya.

Sementara itu, Muhammad Ramli Ketua Geser Muse menuturkan, program ini berangkat dari keprihatinannya dengan tidak adanya mushola di sekolah negeri.

“Pembelajaran agama ini harus punya pendukung. Harapannya praktik yang dilakukan di kelas, bisa didukung dengan kehadiran mushola ini,” katanya.

Sampai saat ini, Ramli menuturkan Geser Muse sudah membangun satu mushola dengan nama Fathul Ilmi 1 di Desa Pematang Sijonam Kecamatan Perbaungan.

“Mushola pertama kita bangun di SDN 107826 Pematang Sijonam pada 7 Oktober silam sekaligus pencanangan gerakan Geser Muse,” katanya.

Adapun target yang ditetapkan untuk ketuntasan ini sampai 10 tahun. Namun, harapannya bisa selesai sebelum target.

Ia juga mengharapkan dukungan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan.

“Bukan hanya program Mushola, kami juga berharap di sekolah-sekolah juga bisa diterapkan infak setiap Jumat,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Suwanto menyampaikan dukungan penuh untuk meningkatkan sisi religus anak didik dengan penerapan infak Jumat. Gerakan ini pun akan direalisasikan mulai tahun 2022.

“Dari Disdik merespon positif. Sangat mengapre siasi dan mendukung gerakan semangat berinfaj di hari Jumat. Bukan hanya siswa beragama musli, tapi akan kita terapkan juga dengan tenaga pendidik di SD dan SMP,” pungkasnya. (AfGans)