Home / Ketik Berita / Jabodetabek / Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten Gelar Musda Pertama, Shendy Erista Furi Terpilih sebagai Ketua

Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten Gelar Musda Pertama, Shendy Erista Furi Terpilih sebagai Ketua

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Banten menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pertama di Ballroom Grand Soll Marina Hotel, Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (16/6/2026). Dalam musda tersebut, Shendy Erista Furi terpilih sebagai Ketua Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Banten periode 2026-2031.

Srikandi TP Sriwijaya merupakan perhimpunan perempuan tangguh dan inspiratif yang berasal dari Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), meliputi Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan, serta Bangka Belitung. Organisasi ini hadir sebagai wadah kolaborasi perempuan Sumbagsel yang berada di berbagai daerah, termasuk Banten, untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan.

Shendy Erista Furi menyampaikan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah pemberdayaan perempuan. “Kami ingin setiap program yang kami lahirkan berpihak kepada perempuan. Perempuan tidak boleh takut untuk bermimpi menjadi pemimpin dan tidak boleh ragu mengambil peran dalam pembangunan, khususnya di Provinsi Banten,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keanggotaan Srikandi TP Sriwijaya tidak terbatas pada perempuan berdarah Sumbagsel, tetapi juga terbuka bagi mereka yang memiliki pasangan dari Sumbagsel, pernah berdomisili di wilayah tersebut, atau mencintai budaya dan seni Sumatera Bagian Selatan.

Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya Pusat, Nyimas Aliah, yang turut hadir dalam musda, menjelaskan bahwa organisasi ini mengusung visi kesetaraan di semua bidang melalui pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ia juga menyebutkan bahwa selama kepemimpinannya, Srikandi TP Sriwijaya sedang memperjuangkan Ratu Sinuhun sebagai pahlawan perempuan nasional dari Palembang, penyusun Undang-Undang Simbur Cahaya yang mengatur kehidupan masyarakat pada abad ke-16.

Nyimas Aliah menekankan bahwa pemberdayaan perempuan mencakup upaya pencegahan kekerasan dan diskriminasi serta penanganan ketika perempuan menjadi korban. “Srikandi menyuarakan perlindungan dan mengadvokasi hak-hak perempuan. Jangan ada lagi pandangan bahwa korban kekerasan salah sendiri,” tegasnya.

Dengan terbentuknya pengurus daerah pertama di Banten, Srikandi TP Sriwijaya berkomitmen untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan program-program yang berpihak pada perempuan dan anak. (mir)