TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi dan praktik jual beli titik dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan publik.
Ketua Umum HMI Cabang Tangerang, M. Rhamadoni, menegaskan proses hukum tidak boleh berhenti pada pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, penyidik perlu menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Pengungkapan kasus ini harus dilakukan secara menyeluruh. Jika ada pihak lain yang terlibat, maka harus diperiksa tanpa pandang bulu,” ujar Rhamadoni dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (5/6/2026).
HMI menyoroti berkembangnya informasi dari tersangka Sony Sonjaya yang disebut mengungkap adanya tekanan dari pihak-pihak tertentu yang memiliki pengaruh dalam pelaksanaan program tersebut. Karena itu, organisasi mahasiswa tersebut meminta aparat penegak hukum mendalami setiap keterangan yang muncul selama proses penyidikan.
Menurut Rhamadoni, dugaan penyimpangan dalam Program MBG merupakan persoalan serius karena program tersebut menyangkut kepentingan masyarakat luas dan menggunakan anggaran negara.
“Apabila benar terdapat pihak-pihak berpengaruh yang melakukan tekanan sebagaimana diklaim oleh tersangka, maka aparat penegak hukum harus berani mengusutnya hingga tuntas. Jangan hanya berhenti pada pelaku di lapangan,” tegasnya.
Selain meminta penelusuran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat, HMI Cabang Tangerang juga mendorong dilakukan audit terhadap titik-titik pelaksanaan MBG yang terindikasi bermasalah. Penelusuran aliran dana serta pemeriksaan terhadap pihak terkait dinilai penting untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.
HMI menilai pengusutan harus dilakukan secepat mungkin seiring berkembangnya fakta hukum dan hasil pemeriksaan para pihak yang telah dimintai keterangan oleh penyidik.
Lebih lanjut, Rhamadoni juga mendorong aparat penegak hukum memberikan ruang perlindungan hukum kepada pihak yang bersedia bekerja sama mengungkap jaringan yang lebih luas dalam kasus tersebut.
“Kami mendukung penerapan mekanisme justice collaborator sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah ini penting agar seluruh pihak yang terlibat dapat terungkap secara terang benderang demi tegaknya keadilan dan pemberantasan korupsi,” katanya.
HMI Cabang Tangerang menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan perkara tersebut serta mendukung proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan independen guna menjaga kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah yang menggunakan anggaran negara. (mir)








