250 Warga Ikut Vaksinasi di RSU Royal Prima, Rajudin Sagala : Ini Ikhtiar Agar Warga tetap Sehat

104

MEDAN ketikberita.com | Ketua Satgas Covid-19 PKS Kota Medan H.Rajudin Sagala yang juga wakil ketua DPRD Kota Medan, memantau pelaksanaan vaksinasi massal Sinovac tahap-1 yang berlangsung di RSU Royal Prima Medan. Kegiatan vaksinasi gratis ini diikuti 250 peserta di rumah sakit yang berada di Jalan Ayahanda, Medan, Jumat (3/12/2021) dari pukul 08.00 wib sampai dengan pukul 11.30 wib.

Kegiatan vaksinasi berjalan lancar dan mengikuti peraturan sesuai protokol kesehatan (prokes). Bahkan diantara peserta, seorang warga negara Perancis ikut serta melaksanakan vaksinasi.

“Alhamdulillah, kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan baik dan lancar. Dan yang luar biasanya, ada seorang warga negara Perancis usia 59 tahun yang sudah 22 tahun berada di Indonesia dan lancar berbahasa Indonesia, mengikuti vaksinasi tahap 1 tersebut,” kata Rajudin Sagala kepada wartawan.

Menurut Wakil Ketua DPRD Medan ini, kegiatan vaksinasi saat ini sedang gencar dilakukan Pemko Medan yang berkolaborasi dengan DPRD Medan, dan pihak swasta untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok), sekaligus mengantisipasi gelombang ketiga covid-19 menjelang natal dan tahun baru (natura).

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar mau memvaksin dirinya. Sehingga usaha Walikota Medan Bobby Nasution membawa kota Medan menuju zona aman dari penyebaran covid-19 bisa berhasil. Karena, tanpa kerja sama kita semua, mustahil program ini berjalan,” jelasnya.

Dikesempatan ini, Rajudin Sagala, juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mensukseskan kegiatan vaksinasi tersebut. Terutama Dinas Kesehatan Kota Medan, RS Royal Prima dan tim medisnya, kader DPC PKS Medan Barat dan Staff DPRD kota Medan.

“Semoga dengan kegiatan vaksinasi hari ini, menjadi ikhtiar kita, agar warga Kota Medan tetap sehat, kuat, imunitas meningkat dan terhindar dari virus covid 19, aamiin,”ungkap Rajudin.

Dia mengingatkan kembali, pandemi covid telah menimbulkan gangguan prekonomian yang sangat luas, terutama bagi para pekerja di sektor informal, seperti pekerja harian, tukang ojek, karyawan mall, pedagang keliling, buruh pabrik dan lainnya.

“Semua kita mengakui dampak dari Covid-19 ini sangat luas dan telah membuat ekonomi masyarakat terganggu,terutama bagi masyarakat ekonomi lemah yang sangat menggantungkan hidup dari pasar. Karena itu kita berharap, dengan dilaksanakannya vaksinasi dan seluruh masyarakat ikut serta, akan segera terwujud percepatan herd immunity (kekebalan kelompok) sehingga perekonomian bisa kembali pulih,“harapnya.

Rajudin juga mengajak masyarakat Kota Medan agar patuh menjalankan protokol kesehatan (Prokes) meskipun saat ini kasus Covid-19 sudah turun.

“Jangan karena sudah Level 2, kita jadi remeh dan mengabaikan prokes. Karena bisa jadi nanti melonjak lagi kasusnya, dan Kota Medan kembali ke zona merah atau Level 4, seperti yang terjadi di beberapa kabupaten/kota di indonesia,” ujarnya.

Malah sebaiknya, lanjut Penasehat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, dia berharap Kota Medan turun statusnya ke Level 1 atau zona hijau, sehingga kehidupan kembali normal dalam beraktifitas sehari-hari.

“Untuk mencapai itu, tentu kita semua tetap harus menjaga prokes. Ketika masyarakat menjaga prokes dengan baik, maka harapan kita supaya kembali zona hijau itu bisa segera terwujud, sehingga anak-anak bisa sekolah, kemudian aktivitas cari nafkah pun bisa leluasa. Yang bekerja pun sudah bisa dengan tenang tanpa ada dirazia,” tegasnya.

Selain penerapan Prokes 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas), Rajudin Sagala juga mengimbau Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memperkuat 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan ikut vaksinasi. Soalnya, cara seperti itu, sangat ampuh dalam mendeteksi dan penanganan Covid-19 dan dengan ikut vaksinasi maka akan terbentuk kekebalan kommunal masyarakat. (er)