Silaturahmi Bersama Seribuan Veteran, Edy Rahmayadi Nyatakan Siap Menerima Keluh Kesah Para Pejuang

208

MEDAN ketikberita.com | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan sebagai pemimpin di Sumut, ia siap menerima keluh kesah dari para veteran. Bila ada masalah dari para pejuang, Edy Rahmayadi mempersilakan untuk menghubunginya dan akan siap datang menemui para veteran.

Hal ini disampaikannya saat bersilaturahmi dengan para veteran dalam acara Ramadan Berbagi di Halaman Masjid Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Minggu (16/4). “Jangan segan-segan, Insya Allah, saya akan datang. Anda adalah orangtua dan juga senior saya,” ucap Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi mengatakan, sangat senang dengan antusias para vetaran yang hadir memenuhi undangannya. Hal ini merupakan bentuk penghormatan baginya, karena para veteran mau hadir pada kegiatan tersebut

“Ini bentuk penghormatan bagi saya, karena Anda mau hadir memenuhi undangan saya. Saya dan Anda semua tidak ada bedanya, kita sama-sama pejuang membesarkan negara ini. Saya sangat senang dapat kembali berkumpul seperti ini,” katanya.

Kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga menyampaikan permohonan maaf, karena sebagai pemimpin belum dapat berbuat banyak untuk kemaslahatan masyarakat Sumut. Namun dengan segala kemampuan yang ada, ia telah mencurahkan segalanya untuk pembangunan di Sumut ini.

“Insya Allah, saya telah berbuat yang terbaik untuk kampung yang kita cintai ini,” katanya.

Sementar itu, Ustaz Ahmad Taufiq Lubis dalam tausiahnya menyampaikan, dalam memperingati Hari Jadi Provinsi Sumut yang ke-75 tahun ini, adalah dengan selalu memperbanyak syukur pada Allah SWT, atas nikmat yang telah diberikan karena dapat tinggal di provinsi ini.

Acara silaturahmi dan Ramadan Berbagi ini juga merupakan bentuk syukur, karena memberikan kebahagian pada orang lain. “Maka sempurna bentuk syukur itu, dengan langkah kita yang ikhlas datang kemari,” ucap Ahmad Taufiq Lubis.

Ahmad berpesan pada veteran yang sudah lanjut usia untuk memperbanyak bekal pada perjalanan selanjutnya di alam akhirat. Bulan puasa Ramadan ini merupakan kesempatan untuk mengumpulkan segala amal untuk bekal kelak di akhirat.

“Orang yang takut pulang kampung itu karena kurang bekal yang ia peroleh. Maka dari itu, kumpulkanlah bekal sebanyak-banyaknya agar kita nyaman ketika pulang kampung (akhirat-red),” katanya. (er)

 

 

Artikulli paraprakBobby Nasution dan 100 Anak Yatim Dhuafa Belanja Kebutuhan Lebaran
Artikulli tjetërPimpin Ziarah Peringatan HUT ke-75 Provinsi Sumut, Edy Rahmayadi Berharap Keharmonisan Sumut Tetap Terjaga