Rabat Beton PISEW Penggalang Ada yang Retak, Hilda : Masih Tanggung Jawab Dwi Beton

330
Pekerjaan belum selesai, papan informasi sudah tergeletak dibawah.

SERANG (Banten) ketikberita.com | Pekerjaan jalan rabat beton melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di desa Penggalang, kecamatan Ciruas sudah masuk pada tahapan pengerjaan akhir.

Kegiatan yang anggarannya bersumber dari APBN 2023 ini merupakan kegiatan peningkatan infrastruktur yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman skala perdesaan serta meningkatkan kualitas permukiman perdesaan dengan melibatkan peran serta masyarakat sekitar.

Hilda sebagai pendamping program PISEW desa Penggalang saat ditemui dilokasi kegiatan,dia katakan kegiatan yang dikelola kelompok masyarakat dalam kegiatan PISEW yang selanjutnya disebut Kelompok Kerja Sama Antar Desa (KKAD) ini mendapatkan kepercayaan mengelola kegiatan pembangunan rabat beton sepanjang 511 meter, lebar 4 meter dan tebal 15 centi meter dengan nilai 500 juta.

Hilda yang didampingi Ketua KKAD, Mabruron menjelaskan penggunaan tanah urug wadas untuk bahu jalan merupakan swadaya masyarakat.

“Dalam RAB untuk bahu jalan menggunakan batu split ukuran 2/3,karena bahu jalannya lebar dan dalam maka untuk dasar bawah kita gunakan tanah urug hasil swadaya masyarakat, setelah itu atasnya kita tutup setebal 15 centi dengan batu split 2/3” , Jelasnya, Selasa (22/08/2023).

Disoal beton yang mulai retak pada beberapa titik jalan, Hilda menjelaskan itu masih tanggung jawab dari pihak Dwi Beton untuk memperbaikinya.

“Rabat beton ini masih tanggung jawab pihak plant Dwi Beton,jika ada jalan yang retak mereka yang memperbaikinya”,Jelas Hilda.

Pembangunan jalan rabat beton yang dikelola KKAD ini bertujuan untuk mempermudah kegiatan ekonomi masyarakat dari 2 desa yakni desa Penggalang dan desa Bumi Jaya.

Hasil pantaun awak media, beberapa titik jalan yang menggunakan beton mutu K250 ini mengalami keretakan,ketebalan jalan ada yang kurang dari 15 centi, tanah urug untuk bahu jalan masih menumpuk,dan permukaan jalan rabat beton yang memunculkan abu.
(Den/Ys)

Artikulli paraprakDapat Lahirkan Atlet Arung Jeram Profesional, Bobby Nasution Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Sungai
Artikulli tjetërSeorang Pengunjung Meninggal Dunia Usai Dari Tempat Karaoke Di Bagan Batu