Pramuka Sergai Gelar Berbagai Kegiatan di Masjid Agung, Ciptakan Agenda Perubahan Untuk Masa Depan

36

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Gerakan Pramuka Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) menggelar berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Agung Sergai tepatnya di Desa Firdaus,Kecamatan Sei Rampah. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang generasi muda yang merupakan kader Pramuka berasal 13 kecamatan se-Sergai. Kegiatan ini dimulai dengan mendirikan perkemahan di areal depan Masjid Agung Sergai sejak sore Jum’at (22/4/2022) hingga beakhir Minggu (24/4/2022).

Selain itu, kader pramuka yang merupakan generasi muda tersebut juga mengisi kegiatan dengan melaksanakan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah. Selanjutnya bertadarus Alqur’an secara berkelompok. Tadarus ini dibagi menjadi dua kelompok, perempuan dan pria. ‘Tadarus Al Qur’an ini rencananya besok malam, Sabtu (25/4/2022) dijadwalkan sudah khatam, karena malam ini untuk juz 1-15 khusus kelompok perempuan dan pria dari juz 16 hingga 30.

Sekdakab Sergai yang juga Ka.Kwarcab Gerakan Pramuka Sergai HM.Faisal Hasrimy AP,M.AP usai menunaikan Sholat Isya dan Tarawih langsung menyempatkan diri melihat kader pramuka yang Tadarus Alqur’an. Disela-sela peninjauan tersebut, Ia menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan dalam rangka mensinergi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sergai (Darma Wijaya- Adlin Umar Yusri Tambunan) dengan kegiatan Bulan Suci Ramadhan yang secara bersamaan dilaksanakan.

Tentunya sebut Faisal, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud dari Visi yakni Mandiri, Sejahtera dan Religius. Berkaitan dengan visi tersebut, maka hari ini kader Pramuka kita ajari untuk Mandiri. Nah, jika sudah Mandiri nantinya maka akan muncullah pemikiran untuk kehidupan masa depan yang lebih baik (kesejahteraan). Dengan demikian, muncul juga keseriusan dalam belajar, guna mencapai cita-cita yang diimpikan.

“Pendidikan yang diajarkan tersebut akan mengubah pola fikir mereka untuk maju ke depan. Di dalam Pramuka juga penting diberikan pendidikan untuk membentuk karakter yang kuat,hebat, pintar tentunya konsekuwensinya nanti sejahtera. Sebab, pendidikan karakater pramuka juga lebih di tekankan dan bersifat kedisiplinan, kesopanan, patuh pada aturan, kreatifitas, dan kebersamaan.” Dengan pendidikan ini, maka generasi muda tersebut bisa menjauhkan diri dari perbuatan tercela, asusila, narkoba dan minuman keras.”

Kemudian semua kader pramuka diberikan pembekalan Imtaq (Iman dan Taqwa), pendidikan Imtaq ini wujud dari Religius, berupa pembelajaran terhadap Alqur’an dan ilmu agama. Pada hari ini kita bergerak secara masif, yang terdiri dari gabungan remaja yang bukan kader pramuka berasal dari setiap kecamatan mengirimkan 5 orang. Selain itu, ada juga perwakilan dari Kemenag (Kantor Kementerian Agama), MUI (Majelis Ulama Indonesia),Pramuka, Pesantren, SMP, SMA. Kegiatan ini berlangsung di Eks MTQ Replika Istana Sultan Serdang di Kelurahan Melati Kecamatan Pegajahan.

“Pembentukan karakter terhadap kader pramuka dan remaja ini diharapkan nantinya menjadi Agen perubahan dan bisa menjadi virus-virus yang baik untuk disebarkan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. Tentunya melahirkan generasi muda yang memiliki perilaku yang sangat baik sehingga bisa mewarnai remaja yang ada di desa-desa agar para remaja maupun generasi muda tidak lagi berbuat asusila, gunakan narkoba, minuman keras dan perbuatan tidak baik yang melanggar norma-norma keagamaan juga aturan hukum. Ke depan para kader pramuka dan generasi muda bisa menjadi pemimpin yang memiliki karakter yang kuat, baik dan beriman. Jelas Sekdakab Sergai Faisal Hasrimy didampingi Asisten II Drs. Nasrul Aziz Siregar.

Sementara Ketua Harian Gerakan Pramuka Kabupaten Sergai H. Usman Effendi Sitorus S.Ag, M.AP menambahkan, kegiatan ini merupakan program Kwarcab (kwatir Cabang) Pramuka untuk pembentukan Agen perubahan yang diikuti 50 kader Pramuka. Pendidikan yang ditanamkan ini bertujuan agar kader pramuka bisa memenuhi untuk kebutuhan di tengah–tengah masyarakat dibidang keagamaan, dalam hal ini seperti Imam, Bilal mayit dan sekaligus sebagai corong bagi kaum milenial tentang penting posisi genrasi muda dalam pembangunan Kabupaten Sergai. “Masjid Agung Sergai ini dipilih sebut Usman Effendi yang akrab Ustor, salah satunya sebagi Icon daerah. Selain itu, kita menyahuti harapan Bupati Sergai agar Masjid ini untuk kita ramaikan tidak hanya untuk aktivitas solat saja, melainkan kegiatan keagamaan.

Dengan pendidikan karakter dan Imtaq tadi, maka kita berharap 50 kader Pramuka tersebut nantinya berbicara di tengah- tengah masyarakat dan mengajak generasi muda untuk menunaikan ibadah solat di Masjid Agung. Meramaikan Masjid Agung ini harus dari dalam terlebih dahulu. Jika ini sudah berjalan dengan baik sebagai contoh, insya Allah sambung Ustor, masyarakat juga akan mengikutinya. (AfGans)