Polsek Medan Timur Amankan Pencuri Ban Serap

31

MEDAN ketikberita.com | Polsek Medan Timur mengamankan dua orang tersangka yang melakukan pencurian ban serap mobil di Kota Medan. Kedua tersangka itu bernama Fadly Aswandi (30) dan Muhammad Maswin (20). Ada pun Fadly merupakan Abang ipar dari Maswin.

Fadly mengaku telah melancarkan aksinya tersebut sejak dua bulan terakhir bersama dengan Maswin. Dan mereka berdua mengakui kesalahan dan sangat menyesal dengan perbuatan nya

“Jadi kemarin, Sabtu (20/11/2021) kami ditangkap oleh pihak Kepolisan Polsek Medan Timur yang di pimpin Kanit Reskrim Jefri Simamora sewaktu mau jual ban ke daerah Jalan Gaharu. Pada saat itu Polsek Medan Timur sedang melakukan Patroli. Rupanya kami langsung ditangkap,” kata Fadly di Polsek Medan Timur, Senin (22/11/2021).

Terus terang kalau perbuatan saya ini karena banyak hal, saya terlilit utang, dan biaya hidup dan kehidupan sehari-hari bersama Istri dan 2 Orang anak. Sebelum saya melaksanakan perbuatan ini, saya bekerja jualan Bubur di sekitar daerah Teladan.

Akan tetapi mertua saya menggantikan saya berjualan di sekitar jalan Teladan, akhirnya saya pun mengalah dan saya banting setir mencari nafkah yang lain.

Dan saya mendapatkan pekerjaan menjadi Penjual Ban Serap atau Ban Bekas. Saya mencari Ban Bekas atau Ban Serap di sekitaran rumah warga Daerah Ringroad Terkadang usaha ban serap saya mulai bekerja dari jam 08.00 sampe jam 17.00.

Lanjut Fadly Kalau dia berjualan Ban bekas hanya mendapat 10 ribu,karena saya membeli dari warga ban bekas sekitaran 10 ribu. Kalau hanya 10 ribu masih lah sangat minim dengan membiyai 1 Istri dan 2 anak. Belum lagi saya membayar uang sewa rumah sebesar 300 ribu dan uang listrik sebesar 150. Karena masih kurangnya lagi untuk bayar uang Sewa rumah dan sewa listrik, sehingga muncul berpikiran jelek untuk melakukan pencurian Ban Bekas tersebut.

Dan terus terang selama aksi saya sampai saat ini berkisar 10 kali mencuri ban bekas, dan saya melakukan aksinya pada siang hari. Sasaran wilayah saya mencuri ban bekas adalah jalan Prof HM Yamin, Jalan Denai, Jalan Setia Budi, Jalan Cemara, Jalan Ringroad, Jalan Asia, Jalan Madong Lubis dan Jalan Wahidin.

Lanjut nya dalam aksinya jika berhasil mencuri ban bekas, kami bagi 2, dan kami sering mendapat harga ban serap 100 ribu dan dibagi 2, berarti kami dapat hanya 50 ribu aja satu orang. Dan kami paling banyak hasil mencuri ban bekas dengan hasil 300 ribu dan itupun bagi 2,sehingga dapatnya 150 ribu.

Memang sebenarnya saya hanya 3 kali melakukan aksi ini, tapi karena Istri saya kena PHK di kerjaan nya sebagai pegawai Toko Kain di Pajak Ikan Lama, makanya kepala saya pusing dan saya terus melakukan Aksi pencurian itu.

Jadi saya meminta Maaf kepada Istri, anak dan keluarga besar saya dalam aksi salah saya ini, semoga Istri saya bisa mempertahankan kehidupan bagi anak-anak kami dan pendidikan anak-anak kami. (Said Kamal S.Sos/DEWAK)