Musrenbang Kecamatan Mekar Baru Di Hadiri BAPPEDA dan 7 Anggota DPRD Kabupaten Tangerang

237

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Pemerintah Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang Pada hari ini, Selasa (16/02/2021) melaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dihadiri segenap unsur Muspika dan eleman masyarakat serta dihadiri Bappeda dan 7 (tujuh) anggota legislatif dari DPRD Kab.Tangerang

Sejumlah elemen dari segenap unsur secara seksama mengikuti Musrenbang, tampak para Kepala Desa, Para Ketua Organisasi, serta sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Mekar Baru.

Untuk menghidari terjadi kerumunan masa kegiatan Musrenbang di Kecamatan Mekar baru terbagi atas dua sistem, sebagian secara face to face namun tetap menerapkan sosial Distanching dan sebagiannya melalui zoom meeting atau secara virtual.

Miftah Shuritno S.STP, MM memberikan pemaparan sejumlah prioritas, yaitu : di bidang pendidikan terkait perlu ada nya sarana Pendidikan Gedung SLTA Negeri, Bidang Pertanian (Saluran Irigasi), Infrastruktur (Jalan Kabupaten, Jalan Poros Desa dan Lingkungan), Bidang Olah Raga (Gedung Olah Raga), Bidang Sosial (RTLH), Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Gedung Bersama).

Selanjutnya secara Virtual, Kabid Budaya dan Sosial BAPPEDA Kab. Tangerang Tri Widya Astuti memberikan paparan nya “berdasarkan Permendagri tema Musrenbang hendaknya pada Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia juga Peningkatan Ekonomi Masyarakat, sebab kita sedang berada pada situasi pendemi, untuk itu silahkan di input usulan usulan nya untuk dapat diverifikasi”ujarnya.

Ke tujuh Anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang hadir di acara Musrenbang Kecamatan Mekar Baru yaitu 1. Supardi dari Fraksi PDIP 2. H. Usman dari Fraksi PKB 3. Hj.Aida dari Fraksi Demokrat 4. Deni Fraksi Golkar 5. Syahri I Fraksi PKS 6. H.Fakrudin Fraksi PPP 7.Nasrullah dari Fraksi Gerindra.

Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Mekar Baru H. Rafi yang juga Kepala Desa Waliwis saat mengajukan usulan mengatakan “saya harap usulan usulan ini dapat direalisasi secara nyata, jangan hanya cuma jadi pembahasan, masyarakat kita perlu realita”ungkapnya.

Sejumlah Kepala Desa juga menyampaikan usulan dan gagasan serta kritik dihadapan para legislatif, pada intinya, segenap elemen masyarakat berharap hal hal yang menjadi usulan dapat terealisasi di Tahun 2022. (Fahrur Rozi)