Hasyim Berharap Tiongkok Benahi Medan Utara

250

MEDAN ketikberita.com | Hubungan Pemerintah Indonesia de­ngan Pemerintah Tiongkok yang telah ber­jalan lama dan harmonis sela­ma ini diha­rap­kan dapat lebih diting­katkan lagi ke depannya.

“Selama di sini, saya berkeinginan me­ni­ng­katkan hubungan kerja sama yang sudah terjalin baik. Apalagi hubu­ngan Sist­er City Kota Medan de­ngan Kota Che­ng­du di Tiongkok su­dah ter­jalin baik. Ten­tu­nya ke depan­nya kerja sama ini dapat lebih di­­ting­katkan lagi. Teru­tama di bidang pen­di­dikan, pe­nguatan ekonomi serta in­fra­struktur.

Dan kami ingin kerja sama di­la­kukan dengan kota-kota lain­nya di Tio­ng­kok,” tutur Kon­su­lat Jendral (Konjen) Tio­ng­­kok untuk Kota Medan Qiu Wei­wei me­lalui penerje­mah­nya Guo Jing­fei saat berkunjung ke DPRD Medan yang diterima Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga, anggota DPRD Medan Wong Chung Sen Tarigan yang bertindak sebagai penerjemah dan Sek­retaris DPRD Ko­ta Medan Abdul Aziz di ruangan rapat pimpinan DPRD Medan, Senin (11/11).

Selama ini, lanjut Qiu Weiwei yang masih baru bertugas di Medan ini, hu­bu­ngan kerja sama Pemerintah Tiong­kok dan Indonesia dilakukan melalui perusa­haan yang ada di Tiongkok de­ngan pembangu­nan jalan tol Kuala­namu dan pembangkit lis­trik di Pang­kalansusu. Sementara di bidang pen­didikan, adanya kerja sama pertu­karan mahasiswa Indonesia sebanyak 15 ribu yang menimba ilmu di Tiongkok.

Ketua DPRD Medan Hasyim SE me­nga­takan, pihaknya sudah pernah mela­ku­kan kunjungan kerja ke Tiong­kok. Di sana ia melihat pesatnya per­tumbuhan pem­bangunan infras­truk­tur.

“Kami sudah pernah diundang Peme­rintah Tiongkok dalam program sister city. Kami melihat pemba­ngun­an infrastruktur begitu pesat. Medan ter­tinggal jauh. Untuk itulah, kami ber­­harap kerjasama ini dapat lebih ditingkatkan, baik di bidang infrast­ru­ktur maupun lingkungan hidup,” tutur Hasyim seraya mendorong Pem­ko Medan agar mak­simal menjalin kerja­sama dengan ber­bagai pihak termasuk Tiong­kok.

Namun, kata Hasyim, selama ini kerja­sama yang dilakukan Pemerintah Tiong­kok hanya bersifat nasional. Ta­pi perlu juga dibangun di tingkat lokal.

“Untuk pembangunan jalan tol dan pem­bangkit listrik merupakan pro­gram kerja­sama secara nasional yang sangat kami apresiasi. Kami berharap agar kerja­ sama ini dilakukan di tingkat lokal dalam hal ini Kota Medan,” harap politisi PDI Perjuangan ini.

Hasyim berharap langkah utama yang dijalin kerjasama dengan Tiong­kok salah satunya pembenahan kawa­san Medan Uta­ra yang dililit persoalan banjir rob, dan perlu mendapat per­hatian. Kiranya Peme­rintah Tiongkok dapat melibatkan perusa­haan-perusa­han yang ada di negaranya untuk me­ngatasi persoalan ini. Kawasan Me­dan Utara memer­lukan sentuhan pem­ba­ngunan terma­suk pengembangan objek wisata dalam hal ini Danau Siombak,” pung­kas­nya.(er)