ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengajak para ayah untuk mengambil peran lebih besar dalam mendampingi pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) pada hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran keluarga dalam membangun karakter dan kepercayaan diri anak sejak awal mereka kembali mengikuti proses belajar di sekolah.
Menurut Bupati, kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak, tetapi menjadi simbol kasih sayang, perhatian, dan dukungan yang dapat memberikan rasa aman serta semangat baru bagi anak dalam memasuki lingkungan belajar.
Melalui GAMAS, para ayah didorong untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya ke sekolah, menyapa dengan hangat, memberikan pelukan, serta memanjatkan doa agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu meraih prestasi.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menilai keterlibatan ayah dalam pendidikan memiliki dampak positif terhadap perkembangan emosional, mental, dan karakter anak. Dukungan yang diberikan sejak hari pertama sekolah diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar sekaligus mempererat hubungan antara orang tua dan anak.
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun budaya pengasuhan yang lebih aktif di lingkungan keluarga. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, diharapkan tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang terus mendukung perjalanan pendidikan anak.
Melalui GAMAS, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan penuh keluarga. Dengan sinergi tersebut, diharapkan lahir generasi Aceh Singkil yang berkarakter, percaya diri, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (R84)





