SAMOSIR (Sumut) Ketikberita.com | Bupati, Vandiko T. Gultom, meresmikan Bengkel Kapal CV. Muara Putih I di Desa Pangaloan, Nainggolan.
Kehadiran bengkel kapal permanen pertama yang di berharap menjadi tonggak penting meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus memperkuat sektor transportasi perairan di Kawasan Danau Toba.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Samosir serta uji coba penarikan kapal motor ke dalam fasilitas bengkel. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya operasional yang melayani perawatan dan perbaikan setiap kapal beroperasi di perairan Danau Toba
Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Samosir, Pabung 0210 TU, Wakapolres Samosir, Direktur CV. Muara Putih I, Plt. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Danau Toba, mewakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, KSOP Belawan I Regina, Camat Nainggolan, Kepala Desa Pangaloan, mewakili Kepala Dinas Perhubungan Simalungun, serta pihak terkait lainnya.
Melalui sambutannya, Bupati Samosir Vandiko T menyampaikan apresiasi kepada CV. Muara Putih I yang telah berinvestasi di Samosir. Menurutnya, keberadaan bengkel kapal sebagai langkah nyata untuk memperkuat sektor transportasi perairan sekaligus mendukung peningkatan keselamatan pelayaran di Danau Toba.
“Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba membutuhkan transportasi perairan yang aman, nyaman, memenuhi standar keselamatan. Saya berharap Bengkel Kapal Muara Putih I dapat menjadi pusat layanan perawatan dan perbaikan kapal yang profesional, modern, dan terpercaya,” tutur Vandiko.
Sementara itu, Direktur CV. Muara Putih I, Jusman Sianturi, menjelaskan bahwa pembangunan bengkel kapal tersebut dimulai sejak 2024.
Ia mengaku tergerak membangun fasilitas tersebut karena melihat belum adanya bengkel kapal permanen di kawasan Danau Toba yang mampu mendukung kebutuhan perawatan dan perbaikan armada secara profesional.
Perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan, Regina, menyampaikan apresiasi atas berdirinya bengkel kapal yang bergerak di bidang reparasi kapal, perahu, dan bangunan terapung tersebut, Jumat (19/6/2026)
“Kami percaya sinergi antara pemerintah daerah, KSOP, dan pelaku usaha akan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan transportasi perairan yang aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan bengkel kapal akan mendorong operator kapal yang rutin melakukan perawatan serta pemeriksaan armada sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati transportasi perairan yang lebih aman dan nyaman. (IHS/31)








