Rekontruksi Penembakan Kuna di Warnai 33 Adegan

0
126

 

MEDAN ketikberita.com – Satreskrim Polrestabes Medan bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Medan menggelar rekonstruksi penembakan pengusaha reparasi senjata, Indra Gunawan alias Kuna (43) di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kamis (2/3/2017).

Dalam rekonstruksi yang digelar di Jalan Ahmad Yani menjadi perhatian warga sekitar yang berdatangan memadati lokasi.
Petugas Polrestabes Medan memblokir jalan untuk sementara. Hal ini dilakukan untuk memudahkan petugas melakukan rekonstruksi.
Dalam rekonstruksi ini personil Brimob Poldasu, dan Sabhara Polrestabes Medan juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi. ‎

Pantauan wartawan di lapangan, sejumlah 33 adegan mewarnai rekonstruksi penembakan Kuna. Bahkan dalam gelar perkara petugas membawa tujuh tersangka termasuk otak pelaku Siwaji Raja.

“Alhamdulillah rekonstruksi berjalan lancar dan aman. Semua unsur kejadian sesuai keterangan para pelaku,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febriansyah, kepada wartawan usai melaksanakan rekonstrusi.

Febriansyah menyebutkan, dalam rekonstruksi ada lima lokasi yakni di kafe G, kafe U9, Jalan Waru merupakan kediaman tersangka Rawi ditembak mati, Rumah Makan Dewa dan di lokasi penembakan Kuna, Toko Kuna Air Rifle dan Air Soft Gun.

“Ada tujuh tersangka yang kita bawa mengikuti rekonstruksi. Namun untuk tersangka Siwaji Raja menolak dalam rekonstruksi karena tetap mengaku tidak ikut terlibat dalam kasus penembakan pengusaha reparasi senjata tersebut,” terangnya didampingi Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu.

Disinggung mengenai, para pelaku mengenal Siwaji Raja, Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini membenarkannya.

“Jadi otak pelaku Siwaji Raja memang merencanakan penembakan terhadap Kuna dengan bertemu tersangka Rawindra alias Rawi (ditembak mati) bersama Jo Hendal alias Endal di kafe G,” beber Febriansyah dari hasil simpulan sesuai dengan para keterangan tersangka.(win)