Home / Ketik Berita / Provinsi / Sumatera Utara / SMKN 1 BARUMUN Gelar Deklarasi Agen Perubahan Anti Perundungan /Bullying

SMKN 1 BARUMUN Gelar Deklarasi Agen Perubahan Anti Perundungan /Bullying

PADANG LAWAS (Sumut) ketikberita.com | Akhir – akhir ini sering kita dengar maraknya kasus perundungan di Dunia pendidikan di Republik Indonesia ini, untuk menolak keras terkait kasus perundungan anak di SMKN 1 Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) secara tegas menyatakan komitmennya untuk menolak segala bentuk perundungan, baik verbal maupun non-verbal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Deklarasi Agen Perubahan Anti Perundungan yang dilaksanakan selama 4 hari dari hari Senin (02/02/2026) sampai dengan hari Kamis (05/02/2026) di Aula SMKN 1 Barumun.

Deklarasi ini diikuti oleh siswa, guru, dan karyawan SMKN 1 barumun, Kegiatan tersebut merupakan suatu langkah penting demi terwujudnya lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan penutupan deklarasi ini diawali dengan kata sambutan dari Kepala sekolah SMKN 1 Barumun, Bidarlis Nur Ibrahim Rangkuti.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan “Selama tiga hari ini, kalian telah dibekali dengan segala aspek dalam pemahaman mengenai dampak buruk perundungan dan juga Saya melihat antusiasme pesertanya yang sangat luar biasa.

Namun harus di ingat, pelatihan ini bukan sekadar formalitas untuk menggugurkan kewajiban atau sekadar mendapatkan sertifikat.

Sebagai siswa SMK, kalian dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja profesional. Di dunia industri nanti, etika kerja (attitude) adalah kunci utama. Tidak ada tempat lagi bagi perundungan anak di dunia profesional, dan itu harus dimulai dari bangku sekolah hari ini”, ucapnya.

Sebelum menutup acara Kepsek SMK 1 BARUMUN Bidarlis sempat berpesan:

1. Jadilah Pelopor, Bukan Pengekor: Jangan ikut-ikutan melakukan bullying hanya agar terlihat keren atau berkuasa. Kekuatan sejati adalah saat kalian mampu melindungi yang lemah.

2. Ubah Budaya ‘Bercanda’: Banyak kasus bullying dimulai dari kata “hanya bercanda”. Mulailah peka, jika temanmu tidak tertawa, itu bukan candaan, itu adalah luka.

3. Berani Bicara: Jika melihat tindakan tidak menyenangkan, jangan jadi penonton yang diam. Laporkan ke Sekolah untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan kalian, pesan bidarlis sebelum menutup kegiatan tersebut.

Lanjut Bidarlis, Saya pun berharap, setelah nanti sepulangnya kalian ke kelas masing-masing, atmosfer sekolah kita bisa berubah akan menjadi lebih sejuk, lebih merangkul, dan lebih fokus pada karya serta prestasi. Jadikan sekolah ini rumah kedua yang aman bagi siapa saja.

Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, kegiatan Pelatihan Anti-Bullying SMK N 1 BARUMUN secara resmi saya nyatakan DITUTUP, ucap bidarlis. Kemudian para peserta kembali lagi ke kelas masing – masing untuk melanjutkan kegiatan belajar kembali. (Rh)