Semangat Kolaborasi yang Diterapkan Bobby Nasution, Dinas PU dan Kecamatan Atasi Bersama Permasalahan Infrastruktur dengan Cepat

140

MEDAN ketikberita.com | Guna mewujudkan program prioritas Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta seluruh OPD berkolaborasi agar hasil yang dicapai lebih maksimal. Seperti salah satu program prioritas di bidang Infrastruktur, orang nomor satu di Kota Medan ini menekankan kepada Dinas PU untuk berkolaborasi dengan Kecamatan agar dapat mengatasi kendala ataupun permasalahan yang ada di setiap wilayah.

Semangat kolaborasi Bobby Nasution ini langsung diterapkan Dinas PU, dalam mengatasi permasalahan infrastruktur dijelaskan Kadis PU Kota Medan, Topan OP Ginting pihaknya telah melakukan kolaborasi dengan Kecamatan sehingga permasalahan infrastruktur dapat teratasi.

“Infrastruktur merupakan salah satu program prioritas pak Wali Kota. Dengan semangat Kolaborasi yang dicanangkan beliau, kita telah menerapkannya dengan Kecamatan yang ada di Kota Medan. Kita harapkan kolaborasi ini dapat berjalan di seluruh Kecamatan sehingga permasalahan infrastruktur dapat segera teratasi dengan cepat dan maksimal,” Jelas Topan.

Topan menambahkan pihaknya ditunjuk Bobby Nasution sebagai leader dalam mengatasi permasalahan infrastruktur sudah meminta bantuan kepada seluruh Asisten di lingkungan Pemko Medan agar program kolaborasi ini benar-benar berjalan melalui pertemuan yang diikuti seluruh Kepala UPT dan Camat se- Kota Medan. Artinya dalam pertemuan yang sudah dilakukan dua kali itu kita tekankan kepada seluruh Camat dan Kepala UPT harus merespon terhadap program kolaborasi tersebut.

“Pola kolaborasi yang kita lakukan adalah dengan menerapkan pola tiga dua, yakni dalam satu minggu terdapat lima hari kerja, dimana tiga hari berkolaborasi dua hari berkegiatan mandiri. Saat ini pola tersebut kita galakkan, sehingga kita harapkan didalam menangani permasalahan infrastruktur khususnya drainase dapat ditangani secara komperhensif tidak parsial,” Sebut Topan OP Ginting sembari berharap melalui program kolaborasi titik genangan di seluruh Kecamatan dapat dikendalikan dan berkurang signifikan.

Dijelaskan Topan OP Ginting, dengan kolaborasi ini, jika di suatu kecamatan atau kelurahan ada permasalahan yang harus diselesaikan, maka pihak kecamatan dapat berkomunikasi dengan UPT Dinas PU dan jadwalkan segera sehingga titik permasalahan seperti genangan air dapat dikerjakan bersama oleh petugas P3SU dari Kecamatan dan petugas dari Dinas PU.

“Melalui kolaborasi ini, jangan ada lagi sistem kerja yang mengklaim ini kerjaan PU, ini kerjaan P3SU. Artinya jangan ada lagi kita saling menyalahkan, tetapi kita bersama-sama berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur di setiap wilayah,” Ujar Topan.

Menurut Topan dalam pelaksanaan penanganan infrastruktur pasti ditemukan dinamika dan kita bersama Kecamatan akan mengatasi dinamika tersebut. Seperti kemarin saat peninjauan dengan Pak Wali Kota di Medan Amplas terdapat saluran drainase yang melewati aset warga, sehingga aliran air terhambat. Untuk mengatasi hal tersebut tentunya kita harus mengantongi izin terlebih dahulu dari pemilik aset, dan disini kita minta bantuan Kecamatan untuk meminta izin tersebut karena merupakan kewenangannya.

“Dengan izin yang kita kantongi tentunya dalam melakukan normalisasi aliran drainase yang mengenai aset warga kita tidak mendapatkan halangan ataupun penolakan dari warga pemilik aset tersebut. Artinya disinilah semangat Kolaborasi yang kita lakukan untuk mewujudkan visi misi Wali Kota Medan,” Jelasnya.

Selanjutnya Topan OP Ginting menjelaskan dari awal tahun 2022 pihaknya sudah melakukan sejumlah perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah titik di Kota Medan. Sesuai dengan arahan Pak Wali Kota dengan menggunakan metode e- Katalog dalam pemilihan penyedia, mulai dari bulan Januari 2022 kita sudah melakukan pengasapan baik itu aspal hampar maupun patching. Dengan total panjang jalan yang dilakukan perbaikan adalah 21.468 Meter.

“Perbaikan dan perawatan jalan ini kita lakukan berdasarkan klasifikasi kerusakan jalan tersebut baik itu rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Sampai dengan saat ini masih terus berjalan, sudah 39 ruas jalan yang dilakukan perbaikan jalan dengan melakukan aspal hampar. Jika di awal bulan Januari kita fokus di Medan Bagian Selatan dan Medan Bagian Utara sebagian, saat ini kita fokus di Inti Kota tepatnya disekitar lapangan Merdeka. kita harapkan dengan cepat seluruh kecamatan mendapatkan perbaikan infrastruktur jalan,” ujar Topan.

Sedangkan jalan yang sudah dibeton, Topan menjelaskan sudah 9 ruas jalan yang selesai dilakukan pembetonan, diantaranya jalan Bunga Rinte Gg Bahagia, Medan Tuntungan, Jalan Brigjen Hamid, Gg Pembangunan, Medan Maimun, Jalan Serma Hanafiah, Medan Belawan, Jalan Seroja Gg Pribadi Medan Sunggal serta lima titik ruas jalan lainnya di Medan Marelan. Dari total ruas jalan yang dilakukan pembetonan diketahui hampir 7 KM sudah selesai dikerjakan.

“Saat ini sedang dilakukan dan target di bulan tiga fokus perbaikan infrastruktur jalan di tengah Kota Medan karena akan ada event. Mulai dari jalan Sudirman, jalan Diponegoro dan jalan Balai Kota,” ungkap Topan sembari mengatakan jika sudah selesai maka titik lainnya akan dikerjakan. (er)