QolaQ Foundation: Era Baru Proteksi Kesehatan dan Jiwa

64
Peluncuran QolaQ Foundation (5/12 di Jakarta). Berfoto bersama usai peluncuran QolaQ (kika) CTO & Co-Founder Rey Bobby Siagian, COO & Co-Founder QolaQ Lifedoory Hatumessen, CEO & Co-Founder Carta Wallet Teguh Kurniawan H.

JAKARTA ketikberita.com | PT Aset Cerdas Digital mengumumkan kehadirannya (pada 5 Desember 2023) sebagai platform berbasis blockchain yang memanfaatkan arsitektur Web3 & smart contract untuk menyediakan Mutual Aid Program (MAP) yang pertama dan inklusif mampu menghubungkan individu secara global agar dapat saling memberi dan menerima bantuan untuk bisa mengakses fasilitas kesehatan sesuai esensi dasar asuransi. Hadir dengan nama QolaQ Foundation, mengkhususkan diri pada perlindungan jiwa dan penyakit kritis.

Sebagai salah satu karya anak bangsa di bidang teknologi digital, adanya inovasi yang mampu menghubungkan individu secara global untuk saling bantu satu sama lain dalam keadaan sulit menjadikan QolaQ sebagai solusi akses kesehatan bagi masyarakat Indonesia yang tidak dapat menjangkau asuransi konvensional sekaligus jawaban atas keraguan adakah proteksi yang adil dan transparan.

Berbasis teknologi blockchain dan bersifat terdesentralisasi sehingga memungkinkan setiap Member QolaQ memberikan suara (vote) untuk pengambilan keputusan klaim dari Member lainnya. Kecanggihan QolaQ juga terdapat dalam sistem transaksi karena dibangun berbasis Smart Contract Soroban sehingga tidak ada lagi struktur biaya, seperti biaya agen, premi, dan pemrosesan klaim. Biaya-biaya ini nilainya sangat signifikan sehingga sering menjadi kendala masyarakat untuk berasuransi.

COO & Co-Founder QolaQ Lifedoory Hatumessen mengatakan bahwa kehadiran QolaQ diilhami oleh esensi dasar asuransi, yaitu kebersamaan (mutuality) dan kebebasan (freedom) melalui perlindungan agar terhindar risiko finansial. Namun, QolaQ bukanlah perusahaan asuransi dan tidak didukung oleh perusahaan asuransi. QolaQ tidak menerbitkan polis, tidak mengumpulkan biaya premi, biaya agen, biaya pemrosesan klaim, dan tambahan biaya lainnya.

“QolaQ adalah platform ‘Saling Bantu’ (Mutual Aid) dengan sistem Membership. Kami ingin menghidupkan kembali semangat budaya kearifan lokal, yakni prinsip gotong royong. Prinsip ini kami terapkan dalam mekanisme voting untuk pengambilan keputusan klaim bagi sesama Member komunitas sehingga proses klaim dipastikan tidak bersifat sepihak, tetapi partisipatif dan transparan,” sebut Lifedoory.

Lifedoory menjelaskan dengan cara kerja “pay-when-needed” maka Membership di QolaQ menjadi sangat sederhana. Saat ini dimulai sekitar Rp150 ribu per tahun sebagai Annual Membership. Setelah resmi terdaftar maka para Member dapat terhubung satu sama lain.

Jika ada Member yang didiagnosis suatu penyakit, dapat mengajukan klaim bantuan dengan menyertakan dokumen pendukung klaim. Nantinya, sesama Member memiliki kesempatan mengelola dan mengaktifkan seluruh proses end-to-end secara transparan dalam proses klaim, yakni meninjau klaim dan memberikan suara untuk menentukan status klaim.

Bermitra dengan startup insurance technology (insurtech) terkemuka Rey

Inovasi proses klaim dengan cara vote ini adalah hasil kemitraan QolaQ dengan Rey, startup insurance technology (insurtech) yang akan membantu QolaQ dalam proses scoring klaim. Setelah Rey memberikan hasil scoring klaim, selanjutnya para Member akan menentukan hasil final klaim. Jika hasil klaim disetujui maka Member yang mengajukan dapat menerima bantuan.

CTO & Co-Founder Rey Bobby Siagian mengatakan Rey berperan sebagai Claim Scorer. Setiap hasil klaim akan diproses dengan cermat oleh tim Rey. Klaim akan ditinjau untuk ditetapkan apakah diterima, ditolak, atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Claim Scorer akan memberikan hasil penilaian (review) yang dapat dilihat oleh Member secara transparan.

“Kami bersama QolaQ berkomitmen akan menyediakan akses proteksi kesehatan dan jiwa yang lebih inklusif. Proses klaim yang transparan akan memudahkan dalam pengajuan klaim. Cukup menyertakan dokumen keterangan diagnosis penyakit, hasil tes, dan dokumen lainnya yang dapat mendukung keabsahan klaim, sedangkan Member lainnya memiliki hak untuk meninjau dan memberikan suara pada status klaim” sebut Bobby.

QolaQ didukung Stellar Development Foundation

QolaQ sebagai Platform Mutual Aid Berbasis Web3 didukung oleh Stellar Development Foundation, organisasi non-profit yang berfokus membangun infrastruktur blockchain dan teknologi Web3 yang memungkinkan pembayaran dapat dilakukan dengan cepat dan aman dengan harga terjangkau yang dapat dilakukan di seluruh dunia.

Melalui Stellar Community Fund (SCF) sudah banyak mendanai berbagai proyek Web3 yang inovatif dengan visi membangun dan mengembangkan proyek yang bersifat inklusif dan bermanfaat untuk kemanusiaan (humanitarian aid). Termasuk inisiasi bantuan kemanusiaan konflik di Ukraina akibat perang dengan Rusia yang berkolaborasi dengan International Rescue Committee (IRC).

QolaQ juga termasuk dalam ekosistem Stellar Community Fund dan telah mendapatkan pendanaan sekitar USD 150 ribu. Mengenai pendanaan, QolaQ juga telah berhasil mendapatkan pendanaan awal sebesar USD 500 ribu dari berbagai institusional investor. Saat ini, QolaQ sedang dalam proses penggalangan dana untuk pendanaan awal (seed funding) hingga USD 1 juta serta tengah mengumpulkan pendanaan dari sumber investor lainnya.

Menutup penjelasannya, Lifedoory optimis QolaQ dapat mewujudkan visinya menjadi jembatan global para Member. Ia menargetkan QolaQ dapat menjaring lebih dari 30.000 Member hingga akhir tahun 2024. Dalam upaya menciptakan jaringan global yang inklusif ini, Membership QolaQ terbuka untuk WNA yang tinggal di Indonesia atau negara lain. Saat ini, sudah ada 10 ribu jumlah orang dari lebih dari 130 negara yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) untuk menjadi Member QolaQ. (r/red)