Polsek Bandar Khalipah Bantu Pencarian Korban Orang Hanyut di Aliran Sungai Padang

88

TEBING TINGGI (Sumut) ketikberita.com | Polsek Bandar Khalipah Resor Polres Tebinggtinggi bantu tim Basarnas Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk melakukan pencarian korban orang hanyut di aliran sungai Padang, tepatnya di Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam, Sei Sarimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (10/9/2923) pagi, yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB.

Turut hadir membantu dan memantau proses pencarian korban yakni, Kapolsek Bandar Khalifah Kompol H. Ahmad Yani Siregar, S.H, Kabid BPBD Kabupaten Sergai M. Gultom, Camat Bandar Khalifah Maninggar Manurung, S.P, M.Si, Kepala Desa Gelam Sei Sarimah Lisbon Samosir, Kepala Dusun Barisan Panjang Josua Lumban Raja.

Kapolsek Bandar Khalipah Kompol H. Ahmad Yani Siregar, S.H melalui Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto membenarkan adanya kegiatan pencarian korban orang hanyut di aliran sungai Padang. Hal ini disampaikan kepada media dalam keterangan pers via aplikasi pesan WhatsApp sesuai proses pencarian berlangsung.

Diterangkan AKP Agus bahwa korban merupakan seorang anak laki-laki berusia 8 tahun, dengan identitas JA Harianja dan merupakan warga Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam, Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Sergai, sebutnya.

Diungkapkan Agus, untuk sementara diduga korban hanyut terbawa arus sungai pada hari Sabtu lalu (9/9/2023) sore, sekitar Pukul.15.30 WIB, yang mana saat itu, korban bersama 3 orang temannya serta abang dan adiknya sedang bermain dan berenang di pinggir aliran sungai Padang” ungkapnya.

Dilanjut Agus, untuk proses pencarian korban, 1 tim Basarnas Provinsi Sumut diterjunkan dengan menggunakan 1 unit perahu karet LCR milik Basarnas Sumut ditambah dengan 1 unit perahu Fiber milik BPBD Kabupaten Sergai dan dibantu lagi dengan 3 unit perahu sampan kayu milik warga masyarakat.

”Proses pencarian korban lumayan sulit, 1 tim Basarnas Provinsi Sumut dibantu dengan tim BPBD Kabupaten Sergai bersama personel Polsek Bandar Khalipah, personel TNI AD Koramil 12 Bandar Khalifah dan 1 tim relawan dari Kota Medan beserta warga sekitar juga turut membantu dan terus berupaya melakukan proses pencarian yang dimulai dari titik awal diketahui kalau korban hanyut terseret arus sungai hingga terus menuju ke hilir aliran sungai Padang tersebut” kata Agus.

Masih kata Agus, proses pencarian korban yang dimulai sejak pagi pukul 08.00 WIB, hingga sore belum membuahkan hasil, korban belum dapat ditemukan, akhirnya pada pukul 18.20 WIB, proses pencarian dihentikan dikarenakan hari sudah gelap.

”Tim Basarnas mengalami kendala, lantaran hari sudah gelap, maka pencarian korban untuk hari ini dihentikanakan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok hari pada Senin (11/9/2023) pagi, sekira Pukul. 08.00 WIB” terang Kasi Humas AKP Agus Arianto menjelaskan. (ar)