TEBING TINGGI (Sumut) ketikberita.com | Polres Tebing Tinggi melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026 dilapangan Apel Polres Tebing Tinggi, Senin (2/2/2026).
Apel dipimpin oleh Wakapolres Tebing Tinggi Kompol Rudi Syahputra, S.Kom yang mewakili Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, S.I.K. Kegiatan tersebut mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2026 diwilayah Hukum Polres Tebing Tinggi”.
Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung dalam rangka pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026.
Kegiatan apel diikuti oleh unsur TNI Polri serta instansi terkait, di antaranya personel Polres Tebing Tinggi, Sat Brimob Yon B, Koramil 13/Tebing Tinggi, Subdenpom Tebing Tinggi, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi, Satpol PP Kota Tebing Tinggi, dan Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi.
Dalam amanat Kapolda Sumatera Utara yang dibacakan oleh pimpinan apel, disampaikan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas merupakan kebutuhan utama masyarakat sebagai pengguna jalan. Namun tingkat kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas masih perlu ditingkatkan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Disebutkan pula bahwa berdasarkan data Ditlantas Polda Sumut, kinerja penegakan hukum lalu lintas tahun 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah pelanggaran lalu lintas menurun dibandingkan tahun 2024, termasuk penurunan pelanggaran tilang sebesar 46,2 persen. Angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan, termasuk korban meninggal dunia yang turun 10,4 persen.
“Operasi Keselamatan Toba 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026. Sasaran operasi meliputi pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibcarlantas”, ujar Wakapolres.
Sebanyak 2.023 personel dilibatkan dalam operasi ini, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.923 personel Satgas Polres jajaran, termasuk Polres Tebing Tinggi.
“Agar seluruh personel melakukan pemetaan titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, mengedepankan kegiatan edukasi kepada masyarakat, serta melaksanakan penegakan hukum secara humanis dengan mengedepankan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam). Personel juga diingatkan untuk menghindari pelanggaran kode etik seperti pungli, penyalahgunaan wewenang, dan sikap arogan dilapangan”, lanjutnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Polres Tebing Tinggi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar diwilayah hukum Polres Tebing Tinggi. (ar)







