Peran Pers Mendorong Kemajuan Suatu Daerah dan Melawan Berita Hoaks

238

NIAS (Sumut) ketikberita.com | Memperingati Hari Pers Nasional, RRI Gunungsitoli gelar Dialog Luar Studio bersama Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si dengan topik Peran Pers Membangun Daerah dan Melawan Berita Hoaks di Pendopo Kabupaten Nias. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala RRI Gunungsitoli, Drs. Yohanes Eko Prianto, M.M. Rabu, (09/02/2022).

Pada dialog tersebut disampaikan bahwa Pers merupakan pilar ke IV demokrasi dalam fungsinya sebagai pemberi informasi yang mendidik, menghibur, cerdas serta memberikan pengaruh yang positif di Kepulauan Nias secara umum dan di Kabupaten Nias secara khusus.

Menurut Bupati Nias, sinergitas pemerintah daerah Kabupaten Nias dengan insan pers dalam urusan informasi publik dan kegiatan pemerintahan kita memiliki Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai pusat penyebaran informasi. Dimana informasi tersebut bisa kita dapatkan melalui website resmi niaskab.go.id.

“Pers sangat penting dalam mendorong kemajuan suatu daerah dalam memberi informasi yang benar, mendidik, akurat, sekaligus menjadi bagian dari transparansi dan akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat.

“Dampak dengan adanya Pers bagi pemerintah daerah sangatlah positif, dengan keberadaan pers, informasi-informasi yang disampaikan pemerintah daerah kepada masayarakat dapat cepat tersebar,” tambahnya.

Disisi lain, kita dihadapkan dengan informasi-informasi yang beredar di masyarakat yang tidak berimbang, artinya informasi yang disajikan tidak faktual, kurang dalam menggali informasi dan kurang konfirmasi,

“kehadiran Pers diharapkan netral dalam menyajikan informasi, informasi yang disampaikan jelas dan akurat serta adanya konfirmasi, tidak menyajikan informasi yang didominasi dengan opini.”, tegas Bupati Nias.

“Menyikapi berita yang sumber informasinya tidak jelas (hoaks), masyarakat diharapkan mampu memfilter dengan mencari sumber informasi yang benar, masyarakat harus lebih kritis dalam menyimak suatu berita agar tidak mudah percaya dan terprovokasi oleh berita tersebut,” ungkap Bupati Nias. (Wardiy)