KPw BI Sumut Berkolaborasi dengan ISEI dan DRin Selenggarakan 4th Sumatranomis 2023

210

MEDAN ketikberita.com | Bank Indonesia kantor perwakilan Sumatera Utara (BI Sumut) kembali membuka Sumatranomics 2023 yang dilaksanakan secara langsung di Hotel JW Marriott Medan dan juga secara Hibrid pada Senin (13/3/2023).

Dalam pelaksanaannya, BI Sumut berkolaborasi dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Medan dan Dewan Riset dan Inovasi (DRin) Provinsi Sumatera Utara 4th Sumatranomis 2023.

Pada event Sumatranomics tahun keempat ini, mengangkat tema utama “Sinergi dan Inovasi untuk Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Regional untuk Indonesia Maju”.

Terdapat 3 (tiga) topik utama yang akan dibahas lebih lanjut dalam rangakaian acara diantaranya mengenai (1) upaya dan strategi dalam memperkuat bauran dan sinergi kebijakan di daerah, (2) transformasi sektor riil (hilirisasi, pariwisata, ketahanan pangan dan energi), serta (3) digitalisasi ekonomi dan keuangan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Doddy Zulverdi membuka kegiatan itu sekaligus memaparkan kata sambutannya. Dilanjutkan dengan penyampaian keynote speech oleh Sekda Provinsi Sumatera Utara, Arief Sudarto Trinugorho.

Selanjutnya, diiringi dengan kegiatan webinar nasional yang diisi narasumber handal dan terpercaya yakni Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter (DKEM) Bank Indonesia, M. Abdul Majid; Chief Economist BCA, David E. Sumual; dan Guru Besar Ekonomi Pertanian & Agribisnis UGM, Prof. Dr. Ir. Masyhuri, yang dimoderatori oleh Anggi Maisarah.

Dalam sambutannya, Kepala BI Sumut Doddy Zulverdi mengungkapkan bahwa kegiatan launching dan webinar nasional 4th Sumatranomics 2023 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 4th Sumatranomics 2023 yang akan berlangsung sampai dengan Oktober 2023.

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Bank Indonesia untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang perkembangan ekonomi dan isu strategis yang terjadi di wilayah Sumatera.

“Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menggali rekomendasi dan solusi kreatif untuk mengatasi berbagai tantangan perekonomian diantaranya tingginya ketimpangan antar wilayah, tantangan pengendalian inflasi serta pengembangan kualitas SDM dalam hal pembangunan manusia dan literasi digital,” ungkap Doddy.

Kemudian, kegiatan ini juga bertujuan menggali potensi dalam hal peningkatan nilai tambah industri, kualitas pariwisata, dan juga penguatan ketahanan pangan dan energi, serta memperkuat digitalisasi ekonomi dan keuangan.

Dikatakan Doddy, bahwa terdapat 3 topik utama yang akan dibahas lebih lanjut dalam rangakaian acara. “Pertama mengenai upaya dan strategi dalam memperkuat bauran dan sinergi kebijakan di daerah. Kedua, transformasi sektor riil (hilirisasi, pariwisata, ketahanan pangan dan energi), serta ke tiga digitalisasi ekonomi dan keuangan,” kata Doddy.

Melalui penyelenggaraan 4th Sumatranomics 2023 ini, jelas Doddy, setidaknya terdapat 2 tujuan utama yang ingin diperoleh. Pertama, sebagai upaya penggalian ide dan rekomendasi kebijakan strategis yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi BI serta Pemerintah Daerah dalam mendukung akselerasi pemulihan ekonomi Sumatra.

“Hasil pemikiran berbasis riset tersebut dituangkan dalam bentuk paper oleh para peserta yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi, dan mahasiswa,” ujar Doddy.

Tujuan kedua adalah untuk menyediakan wadah bagi para akadimisi, praktisi, dan mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas riset sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kuantitas dan kualitas periset, khususnya di wilayah Sumatera.

Doddy juga menyampaikan bahwa kegiatan launching dan webinar nasional 4th Sumatranomics 2023 merupakan penanda dibukanya registrasi Call for Paper. Selanjutnya akan diadakan workshop penulisan karya ilmiah yang dapat diikuti oleh peserta 4th Sumatranomics 2023.

Penyampaian karya tulis akan ditutup pada tanggal 31 Agustus 2023 dan akan diumumkan hasilnya pada bulan Oktober 2023 setelah melalui proses penjurian oleh tim juri dari Provinsi Sumatera Utara maupun nasional.

“Kami berharap hasil rekomendasi strategis yang dijaring dalam Sumatranomics: Call for Paper dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi di kawasan Sumatera,” harap Kepala BI Sumut, Doddy Zulverdi. (red)

Artikulli paraprakPansus Ranperda Inovasi Daerah Kembali Gelar Rapat, Haburrahman : Masyarakat Juga Diberi Peluang Sampaikan Inovasinya
Artikulli tjetërTampil Keren dan Fashionable Promo Honda Marchvelous BeAT, Genio dan Scoopy