PASAMAN (Sumbar) ketikberita.com | Wujud keseriusan perhatian kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman dibawah kepemimpinan Bupati Welly Suheri,ST kondisi Seputaran Jalan Diponegoro Lubuk Sikaping keberadaan posisinya berada di jantung Ibukota Kabupaten Pasaman, depannya berdiri bangunan megah KANTOR BUPATI dan DPRD saat ini lagi dikebut pengerjaan Pekerjaan peningkatan jalan / saluran drainase
Dalam Pekerjaan pembangunan Jalan dan drainase sepanjang Jalan Diponegoro tersebut , Perusahaan yang mengerjakan tampak keliatan sangat profesional Ahli dan berpengalaman disamping pergunakan alat berat Escavator proses pengerjaan beberapa item pekerjaan juga memakai tenaga kerja / tukang yang memiliki kompetensi pengalaman kerja di konstruksi sehingga pekerjaan terlaksana dengan baik sesuai scedul jadwal pekerjaan ditetapkan
Masyarakat Kabupaten Pasaman khususnya warga Kota Lubuk Sikaping atas pelaksanaan pelerjaan sangat senang sekali memuji atas kebijakan Pemerintah Daerah atas program pembangunan dilakukan Tahun 2026 ini karena telah bertahun tahun tidak ada pemeliharaan /peningkatan jalan /Trotoar/Drainase disepanjang KOTA Lubuk Sikaping, khususnya Jalan Diponegoro merupakn salah satu ‘ Performent tampilan wajah Ibuk KOTA Kabupaten Pasaman.
Kepatuhan atas aturan aturan tekhnis dalam pelaksana perkerjaan pun tampak oleh banyak.warga masyarakat melintasi melihat langsung dilokasi proyek dimana masyarakat melihat sudah berdiri plank Plank Merk disamping Kantor DPRD dan RSUD sebagai papan informasi secara transparan dalam pelaksanaan kegiatan / proyek tersebut
Terlihat Dalam.papan informasi Pelaksana kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/KOTA Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Dalam Kota Lubuk Sikaping tersebut oleh PT. PASINDO PRIMA KREASI dan Pengawas pekerjaan CV TWINS ARCHITECTURE ENGINEERING dengan Kontrak Nomor : 620/013/SP/BM/DPUPR- PAS/2026. Tanggal 14 Agustus 2026 Waktu pelaksanaan 120 (seratus dua puluh) hari kalender, Nilai Kontrak Rp. 2.347358.000,
Berkaitan dengan proses pelaksanaan pekerjaaan awal pembersihan / clearing lokasi pekerjaan ‘ Setelah konfirmasi media dengan salah seorang wrga Lubuk Sikaping tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa Selama puluhan tahun lamanya sepanjang jalan Diponegoro tersebut berdiri tumbuh puluhan pohon Mahoni sebagai Pohon pelindung sebagai paru paru KOTA lubuk sikaping , sekarang NYARIS tidak ada satupun lagi yang ada, sudah dipangkas ditebang habis demi pembangunan pekerjaan peningkatan pemeliharaan Jalan / drainase.
Kepada wartawan media online ketikberita. com MEDAN — perwkilan warga Pasaman khususnya warga Lb Sikaping mempertanya kan kepada Pemda Kabupaten Pasaman /Bakeuda / Dinas terkait urusan tanggung jawab ASSET dan Lingkungan Hidup tentang bagaimana proses secara aturan regulasi, berapa batang pohon/kubik, berapa nilai asset, dimana ditumpuk disimpan pohon kayu mahoni yang ditebang serta bagaimana proses lelang atau kebijakan lainnya.
Kepala Bakeuda Badan Keeuangan Daerah Kabupaten Pasaman @Oyong Yasrin saat dihubungi Ketikberita,com melalui whatsapp belum ada tanggapan penjelasan dan begitu juga dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.@Hasrizal belum.juga menanggapi ketika diminta keterangan resminya terhadap Pohon Kayu MAHONI ditebang habis diseputaran jalan Diponegoro Lubuk Sikaping ‘Tutupnya. (@AP)







