ITM akan Miliki Pusat Karier dan Kewirausahaan

347

MEDAN ketikberita.com | Institut Teknologi Medan (ITM) akan segera memiliki pusat karier dan ke­wi­rausahaan sebagai unit khusus yang ber­tujuan memotivasi mahasiswa di seluruh ju­rusan agar merangsang lulusan meng­ha­silkan produk yang mempunyai nilai eko­nomis tinggi.

Wakil Rektor IV Ir Mustafa MT menja­wab wartawan kemarin di kampus Jalan Gedung Arca Medan mengatakan, program studi kewirausahaan dalam bentuk pelatih­an softskill yakni bagaimana menggugah se­mangat mahasiswa untuk menciptakan ide kreatif, inovatif dan motivatif.

“Kenapa menggunakan softskill, Karena dikembangkan bagi mahasiswa sesuai bakat dan minat, tidak untuk terjun kewirausaha tapi juga punya kompetensi untuk bekerja. Kalau bekerja sangat tergantung teori ilmu pengetahuan 20 persen, sementara untuk pengembangan softskill di karier mencapai 80 persen,” katanya.

Pasalnya tambah Mustafa, perusahaan dan dunia kerja menuntut lulusan yang pu­­nya kreatif tinggi, ide yang baik, mo­ti­va­tor, mampu bekerja sama dalam tim, jiwa tang­guh, ulet, inisiatif, tahan bekerja di ­ba­wah tekanan, mempunyai komunikasi yang baik.

Jika tak memiliki kompetensi tersebut maka seseorang tak akan mampu bertahan lama di perusahaan dan dunia kerja karena tak bisa bergaul.

Karenanya perlu dikembangkan sema­ngat kreatif, inovtif dan komunikatif yang tinggi agar bisa bekerja dengan orang lain. Mahasiswa juga harus memiliki ide ga­gasan yang cemerlang, sehingga peru­sa­haan berkembang karena karyawannya me­miliki sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, ulet dan rajin.

Untuk mencapai itu semua maka Pusat Ka­rier dan Kewirausahaan ITM akan me­ng­ajari mahasiswa teknik komunikatif. Ka­rena, komunikatif sangat dibutuhkan di pe­­ru­sahaan, jika ide dan gagasan tak di­mengerti manajemen atau pimpinan maka se­seorang tak akan berhasil bekerja dengan baik.

Menyinggung revolusi industri 4.0, maka SDM mahasiswa ITM harus disiap­kan karena tak akan maju dan persai­ngan­nya juga semakin ketat. “Mahasiswa punya daya saing tinggi dapat berkembang karier­nya dan meningkatkan kesejahteraan priba­di, masyarakat dan devisa negara maupun kemajuan negara.

Mustafa juga menampik untuk membuka wirausaha tidak harus mencari modal besar yang penting kemauan untuk berwirausaha, se­hingga menghasilkan produk-produk yang berguna.

Ke depan, melalui Pusat Karer dan Ke­wi­rausahaan ITM harus dapat meng­gugah jiwa dan semangat berwirausaha mahasis­wa dengan softskill yang baik.

Salah satunya produk mahasiswa ITM yang dipamerkan dengan inovasi bisa dipa­sar­­kan ke depannya yang perlu adalah jari­ngan pemasarannya, baik dalam maupun luar negeri. (er)