Edy Rahmayadi dan Istri Kembali Habiskan Minggu Pagi Bersama Anak-anak Difabel

102

MEDAN ketikberita.com | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menghabiskan Minggu paginya bersama anak-anak. Bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumut Nawal Lubis, Edy Rahmayadi bermain bersama anak-anak difabel.

Ini merupakan kegiatan rutin Edy Rahmayadi selama menjabat sebagai Gubernur Sumut. Terakhir, rutinitas ini dilakukan akhir November 2020 karena pandemi Covid-19.

“Harusnya rutin kita lakukan setiap Minggu bila saya berada di Medan, tetapi karena pandemi terpaksa kita batasi dan sekarang kita lakukan lagi,” kata Edy Rahmayadi usai bermain dengan anak-anak difabel di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Minggu (6/2).

Edy Rahmayadi takjub melihat kemampuan anak-anak difabel yang hadir pada kegiatan kali ini. Beberapa anak bahkan bisa menghafal Alquran dan memiliki kemampuan khusus lainnya.

Wajah ceria Edy Rahmayadi terlihat saat bermain bersama anak-anak difabel. Satu persatu, Edy Rahmayadi menyapa anak-anak dari berbagai sekolah dan yayasan sekitar Medan ini.

Saat seorang anak melantunkan hafalan Alqurannya, Edy Rahmayadi tak kuasa menahan haru. Dia langsung mengusap kepala anak tersebut dan mencium keningnya.

“Saya takjub melihat kemampuan mereka, mereka belajar dengan gigih dengan keterbatasan yang dimiliki,” ungkap Edy Rahmayadi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Nawal Lubis berharap orang tua terus memperhatikan tumbuh kembang anak-anak karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Terlebih menurutnya untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus.

“Mereka ini generasi penerus bangsa, kita harus bersama-sama memerhatikan tumbuh kembangnya. Kita semua, sebagai orang tua mereka apalagi untuk anak kita yang mungkin orang tuanya telah tiada,” kata Nawal.

Ada sekitar 50 anak difabel yang hadir pada kesempatan kali ini. Harapan Nawal bisa mengundang lebih banyak anak-anak lagi untuk bermain bersama di hari Minggu.

“Harapannya semakin banyak anak-anaknya, tetapi tentu kita harus mempertimbangkan penyebaran Covid-19 di Sumut, terutama Medan,” kata Nawal didampingi Kadia PPPA Sumut Nurlela.

Selain bermain bersama, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada anak-anak ini. Pemeriksaan yang dilakukan antara lain fisus, mata, mulut dan gigi.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis perlu dilakukan pengecekan kesehatan rutin terhadap anak-anak. Fisik yang optimal menurutnya akan membuat tumbuh kembang anak lebih baik.

“Gigi itu merupakan bagian petinggi untuk menguyah makanan. Karena penguyahan yang halus akan memberikan nutrisi yang baik bagi anak. Di samping itu dari segi fisus, fisik, mata dan kesehatan berdasarkan fisik yang optimal maka anak itu bisa beraktivitas, cerdas seperti kita inginkan selama ini,” kata Ismail. (er)