SINGKIL UTARA (Aceh) ketikberita.com | Bantuan daging yang diterima warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, menjelang Ramadhan 1447 Hijriah menuai sorotan. Sejumlah penerima mengaku menemukan kondisi daging yang diduga tidak lagi segar saat kemasan dibuka.
Bantuan tersebut disebut sebagai bagian dari program pangan yang dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menyambut bulan suci.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, daging yang diterimanya mengeluarkan bau menyengat dan mengalami perubahan warna.
“Begitu dibuka, aromanya tidak seperti daging segar. Kami khawatir jika dikonsumsi bisa berdampak pada kesehatan,” katanya, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, warga tidak mengetahui secara pasti bagaimana proses penyimpanan maupun distribusi sebelum bantuan tersebut sampai ke tangan penerima.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai standar pengawasan kualitas bahan pangan yang dibagikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari panitia penyalur bantuan di tingkat desa maupun kecamatan terkait dugaan tersebut. Belum dapat dipastikan pula apakah temuan itu terjadi pada seluruh paket bantuan atau hanya sebagian.
Warga berharap pemerintah setempat segera melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan kelayakan daging yang telah dibagikan.
Jika ditemukan adanya produk yang tidak layak konsumsi, mereka meminta agar dilakukan penarikan dan evaluasi mekanisme distribusi.
Program bantuan pangan menjelang Ramadhan sejatinya bertujuan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Karena itu, transparansi dan pengawasan mutu dinilai menjadi hal krusial agar bantuan benar-benar memberikan manfaat serta tidak menimbulkan keresahan di tengah warga. (R84)







