ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., menegaskan pentingnya disiplin, kekompakan, dan profesionalisme bagi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) dalam menjalankan tugas penegakan aturan. Ia mengingatkan, ketegasan harus tetap disertai pendekatan humanis serta tanggung jawab terhadap masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Safriadi saat membuka pelatihan baris-berbaris (PBB) bagi personel Satpol PP dan WH di halaman Kantor Satpol PP dan WH Aceh Singkil, Jumat (9/10/2026).
Dalam arahannya selaku pembina apel, Bupati menyebut Satpol PP dan WH memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum, menegakkan peraturan daerah dan qanun, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Menurutnya, pelaksanaan tugas yang optimal harus ditopang oleh kedisiplinan, kekuatan mental, dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
“Setiap personel harus memiliki disiplin tinggi, mental yang kuat, dan kesiapan bertugas. Profesionalisme tidak hanya diukur dari kekuatan fisik, tetapi juga dari sikap dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” tegas Safriadi.
Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas dan koordinasi antarpersonel. Kesamaan langkah dan kepatuhan terhadap komando, menurutnya, menjadi modal utama untuk memastikan setiap tugas berjalan efektif dan sesuai ketentuan.
“Satpol PP dan WH harus solid, kompak, dan satu komando. Jangan bekerja sendiri-sendiri. Keberhasilan tugas ditentukan oleh koordinasi dan kekuatan tim,” ujarnya.
Selain kedisiplinan, Bupati mengingatkan bahwa penegakan aturan harus dilakukan secara profesional dan proporsional. Personel diminta tidak menjadikan kewenangan sebagai alasan untuk bertindak berlebihan, melainkan mengedepankan sikap santun tanpa mengurangi ketegasan dalam menjalankan tugas.
“Ketegasan bukan berarti kekerasan. Hadirlah sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, dengan tindakan yang tepat, terukur, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satpol PP dan WH Aceh Singkil, Afrijal, S.E., melaporkan bahwa pelatihan tersebut diikuti 262 personel laki-laki dan perempuan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan instruktur dari unsur TNI dan Polri.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, ketahanan mental, serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Apel pembukaan turut dihadiri Danramil 02 Singkil beserta jajaran, Kapolsek Singkil beserta jajaran, Plt. Kasatpol PP dan WH bersama jajarannya, serta seluruh peserta yang terdiri atas aparatur berstatus PNS dan PPPK di lingkungan Satpol PP dan WH Aceh Singkil.
Menutup arahannya, Safriadi berharap pelatihan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan pembentukan fisik dan barisan, tetapi juga mampu menanamkan nilai disiplin, loyalitas, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam diri setiap personel.
Ia berharap seluruh personel Satpol PP dan WH semakin siap menjalankan amanah, menegakkan aturan secara konsisten, serta memberikan pelayanan yang mengedepankan ketegasan dan sisi kemanusiaan demi terwujudnya Kabupaten Aceh Singkil yang aman, tertib, dan kondusif. (R84)







