APBD TA 2022 Prov Banten Senilai 15 M, Nyangkut di Kerjaan Jembatan Jati Pulo Cakung

547

SERANG (Banten) ketikberita.com | Pembangunan jembatan yang berlokasi di Jati Pulo, desa Cakung, kecamatan Binuang, yang direncanakan sebagai penghubung antar kabupaten Serang dengan kabupaten Tangerang,menggunakan APBD provinsi Banten tahun anggaran 2022, hingga hari saa belum kelar, Selasa (17/01/2023).

Tercatat dalam papan informasi pekerjaan, pelaksanaan pembangunan jembatan Jatipulo memakan waktu 190 hari kalender, nomor kontrak, 600/113/SPK/PJBT-JTPL/BBM/DPUPR/VI/2022 dengan biaya pelaksanaan Rp.15.187.950.000.00,,penyedia jasa kontruksi, PT.Sinabung, penyedia jasa konsultan supervisi, PT.Ardiana Dwi Yasa Consultant.

PT.Ardiana Dwi Yasa Consultant, melalui Bagja membenarkan bahwa pekerjaan pembangunan jembatan Jati Pulo sudah lewat tahun.

“Kalau dari awal saya kurang tahu, karena saya masuknya baru di akhir, dan kendalanya salah satunya kemarin banjir, dan dari cuaca kurang bagus.Minggu ini sudah persiapan percepatan, makaya sekarang sudah kelihatan banyak pekerja, kemarin belum bisa kerja masih banjir,”jelas Bagja.

Lanjut Bagja,”Dari kantor saya di tugaskan di sini dan ketika saya ke sini sudah seperti ini kondisinya, makanya sedang saya pelajari kondisinya kenapa ?. Saya di tugaskan mengawasi dan kita lihat sekarang ada kegiatan, mungkin kalau gak ada kegiatan hari ini, akan ada teguran,”ucapnya.

‘Banyak LSM dan media yang datang, itu termasuk satu pengawasan kegiatan,”ujar Bagja.

“Kemarin sudah ada rencana percepatan untuk lembur,tapi karena belum ada persiapan gak jadi lembur.Maka hari ini saya akan tekankan untuk percepatan, kalau kerja sampai malam ya kita masuknya lembur,” imbuhnya.

Secara kebetulan, di lokasi kegiatan tampak beberapa orang dari kantor dinas PUPR Prov Banten sedang melihat-lihat hasil pekerjaan. Melalui mereka diharapkan mendapatkan informasi,namun sangat disayangkan mereka tidak mau memberikan penjelasan.

“Silahkan ke kantor aja pak, ada pimpinan dan ada pak kadis, yang lebih tahu,”dalihnya.

“Kami di sini hanya pengawasan, yang lebih berwenang mengatakan tindakan kedepan seperti apa dan lebih jelasnya seperti apa, itu pimpinan,”bebernya. (Saiful Bahri)

Artikulli paraprakKPPU Kembali Periksa Pemilik Toko Sebagai Saksi Terlapor Kasus Migor
Artikulli tjetërGubernur Sumut Edy Rahmayadi Apresiasi SMSI Gelar Ekspedisi Geopark Kaldera Toba di HPN 2023: Atur Jadwal Saya!