Alhamdulillah, 9 Produk UMKM Tembus Pasar Internasional, Bobby Nasution: Terima Kasih Atas Semangat & Jibakunya

124

MEDAN ketikberita.com | Keinginan Wali Kota Medan Bobby Nasution agar hasil produk UMKM binaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kota Medan tempur pasar internasional terwujud. Kamis (9/3), sebanyak sembilan produk UMKM ke pasar internasional. Pelepasan produk unggulan untuk diekspor ini dilakukan langsung menantu Presiden Joko Widodo dari halaman Kantor Diskop UKM Perindag Jalan Gatot Subroto Medan.

Ada pun kesembilan produk unggulan yang diekspor itu berasal dari delapan pelaku UMKM yakni Samirah Agro Indonesia yang akan mengirimkan dua produk yaitu Sekam sebanyak 2 ton dan Kulit Pinus sebanyak 5 Ton ke Jepang. Kemudian, Harapan Berkah Selalu akan mengirim produknya berupa sapu lidi sebanyak 20 ton ke India.

Diikuti, Mandiri Kopi yang akan mengirim produk kopi sebanyak 19 ton ke Amerika. Lalu, Sambal Gerilya yang akan mengirim produk sambal rumahan sebanyak 300 kilogram ke Belanda. Puri Food and Healthy akan mengirim produk unggulannya berupa gula aren dan gula aren cair sebanyak 500 kg ke Belanda.

Selanjutnya, Kelorina Moringa Jaya akan mengirim produknya berupa daun kelor sebanyak 100 kg ke Australia. Al Jannah Farm Kitchen akan mengirim produk teh bunga telang sebanyak 700 kg ke Arab Saudi. Serta Galery Ulos Sianipar yang akan mengirim produk ulos sebanyak 1.000 pcs ke Zimbabwe dan Jerman.

Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan Bobby Nasution kepada pelaku UMKM yang telah berhasil memasarkan produknya secara internasional tersebut. “Terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM yang hari ini masih semangat, berjibaku dengan jualannya. Lewat kurang lebih dari 2 tahun kondisi pandemi Covid-19 begitu menyulitkan telah sama-sama kita lalui perlahan,” kata Bobby Nasution.

Kini saatnya, kata Bobby Nasution, harus dikejar ketertinggalan dan keterlambatan selama 2 tahun yang lalu. “Kita harus bisa ambil poin dari dua tahun masa kesulitan melakukan aktivitas. Dari beberapa pelaku UMKM yang saya tanya, semua dapat market dari internet. Berarti kita sudah dapat melihat pasar global melalui internet. Ini peluang sekaligus tantangan,” ungkapnya.

Dikatakan peluang, bilang Bobby Nasution, jika pelaku UMKM dapat membuat produk-produk yang inovatif dan dibutuhkan pasar global. Sedangkan dikatakan tantangan, jelasnya, apa yang dibutuhkan tidak tersedia sehingga harus diambil dari negara lain. Oleh karenanya, imbuhnya, apa yang merasa dibutuhkan pelaku UMKM dari Pemko Medan dapat disampaikan melalui Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan.

“Tadi ada yang menyampaikan beberapa keluhan kita terkait persyaratan di setiap negara yang beda-beda dan ini yang masih kita kejar, beberapa syarat yang ada di setiap negara itu harus bisa kita penuhi sehingga tidak ada kendala lagi bagi pelaku UMKM masuk ke pasar global karena produknya sudah sangat baik. Selamat kepada pelaku UMKM yang bisa menembus pasar global, mudah-mudahan dapat terus kita tambah baik itu kuantitas pelaku UMKM maupun produknya,” ujarnya.

Sementara itu menurut Kadis Koperasi UMKM Perindag Kota Medan Benny Iskandar Nasution, bulan ini ada beberapa produk UMKM dari Kota Medan yang diekspor ke beberapa negara seperti Belanda, Arab Saudi, Amerika, Jerman, Zimbabwe dan India. “Insya Allah setiap bulan ada terus yang diekspor. Ini ekspor pertama yang dilaunching Bapak Wali Kota,” jelas Benny Iskandar.

Selama ini, jelas Benny, Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan selalu melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM seperti packaging, rasa, kualitas dan kuantitas agar dapat bersaing dengan produk yang ada di luar negeri. Alhamdulillah, produk UMKM kita terpilih, ada banyak item. Hanya saja persyaratan agak ribet dan rumit. Itu yang harus kita tempuh sehingga produk UMKM binaan kita bisa diekspor,” paparnya.

Mewakili pelaku UMKM, Richard owner Sambel Gerilya mengucapkan terima kasih kepada Bobby Nasution dengan program UMKM go Ekspor. Melalui program ini, ungkapnya, para pelaku UMKM sangat terbantu sehingga hasil produk mereka dapat diekspor. “Semoga dengan bantuan Pak Bobby, usaha kita naik kelas di pasar mancanegara,” harap Richard.

Terkait itu, Richard berharap agar program ini dapat diteruskan sehingga semua pelaku UMKM merasakan faedah. Diakuinya, pembinaan yang dilakukan terhadap pelaku UMKM sudah cukup baik, tapi harus ditingkatkan lagi. “Sekali lagi, Pak Bobby terima kasih banyak atas program yang telah diberikan kepala pelaku UMKM,” pungkasnya. (er)