Home / Ketik Berita / Jabodetabek / Air Berubah Warna dan Berbau, DPRD Tangerang Minta Tirta Benteng Respons Keluhan Warga

Air Berubah Warna dan Berbau, DPRD Tangerang Minta Tirta Benteng Respons Keluhan Warga

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | DPRD Kota Tangerang meminta Perumda Tirta Benteng segera merespons keluhan pelanggan terkait air keruh, berubah warna, berbau hingga memicu keluhan gatal-gatal.

Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, mengatakan penanganan keluhan warga harus menjadi prioritas, termasuk memastikan penyebab persoalan dan langkah yang dilakukan Perumda Tirta Benteng.

Berdasarkan hasil klarifikasi dengan Perumda Tirta Benteng, kebutuhan air baku secara kuantitas masih aman. Namun, kondisi kekeringan membuat debit Sungai Cisadane menurun sehingga turut memengaruhi kondisi air baku.

“Secara kuantitas kebutuhan air baku masih aman, tetapi secara kualitas memang terjadi penurunan karena debit Sungai Cisadane berkurang. Kondisi ini menyebabkan konsentrasi polutan dan zat lain yang tidak diinginkan meningkat,” ujar Arief saat dihubungi, Senin (21/9/2026).

Arief meminta Perumda Tirta Benteng melakukan pendalaman terhadap keluhan pelanggan sekaligus memperkuat langkah mitigasi agar persoalan tidak berlarut.

“PDAM harus segera merespons keluhan warga, mendalami penyebab kekeruhan, dan melakukan mitigasi terhadap penurunan kualitas air yang sampai kepada pelanggan,” katanya.

Menurut Arief, masyarakat juga membutuhkan penjelasan yang terbuka mengenai kondisi sumber air dan proses pengolahan sebelum air didistribusikan kepada pelanggan.

Ia menyoroti laporan mengenai air yang berubah warna dan berbau. Informasi mengenai kemungkinan berkembangnya alga atau ganggang akibat kondisi sungai, menurutnya, perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut, termasuk kaitannya dengan proses treatment.

“Keluhan gatal-gatal juga perlu didalami, termasuk memastikan apakah treatment yang dilakukan berdampak terhadap kondisi tersebut,” ungkapnya.

Arief juga meminta Perumda Tirta Benteng memberi perhatian kepada pelanggan yang terdampak. Jika keluhan berkaitan dengan gangguan kesehatan, warga perlu mendapat penanganan sesuai hasil pemeriksaan.

“Warga yang terdampak perlu dibantu, baik dalam aspek pengobatan jika memang diperlukan maupun terkait kebutuhan pelanggan akibat penurunan kualitas air,” tegasnya.

Di tengah kondisi kekeringan, Arief berharap hujan yang mulai turun di wilayah hulu Sungai Cisadane, khususnya Bogor, dapat meningkatkan kembali debit sungai.

“Kami juga mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, untuk bersama-sama melaksanakan salat istisqa sebagai ikhtiar agar hujan segera turun di wilayah Kota Tangerang,” pungkasnya. (mir)