Home / Ketik Berita / Jabodetabek / Teruji Kendalikan Inflasi, Kota Tangerang Masuk 12 Daerah Terbaik Versi Kemendagri

Teruji Kendalikan Inflasi, Kota Tangerang Masuk 12 Daerah Terbaik Versi Kemendagri

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Kota Tangerang masuk dalam 12 daerah terbaik di Indonesia dalam pengendalian inflasi versi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir Balaw (foto), Senin (27/4/2026) secara virtual.

Dalam rakornas tersebut, Kota Tangerang dinilai aktif dan konsisten menjalankan berbagai langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi nasional.

Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir Balaw, menegaskan keberhasilan pengendalian inflasi sangat ditentukan oleh kecepatan daerah dalam menjaga pasokan dan distribusi barang.

“Daerah yang berhasil mengendalikan inflasi adalah yang mampu bergerak cepat, menjaga pasokan, serta memastikan distribusi tetap lancar. Konsistensi dan kolaborasi menjadi kunci utama,” ujarnya.

Menurutnya, pengendalian inflasi bukan sekadar menjaga angka statistik, tetapi juga memastikan daya beli masyarakat tetap aman dan ekonomi daerah terus bergerak.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan Pemkot Tangerang terus melakukan langkah nyata di lapangan untuk menjaga kestabilan harga pasar.

“Pemkot Tangerang tidak hanya mengikuti rapat atau menerima arahan, tetapi kami memastikan adanya aksi nyata untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat,” katanya.

Berbagai program telah dijalankan Pemkot Tangerang, mulai dari operasi pasar murah, inspeksi mendadak ke pasar dan distributor, kerja sama dengan daerah penghasil komoditas, hingga program ketahanan pangan melalui gerakan menanam.

Selain itu, Pemkot juga memanfaatkan Belanja Tidak Terduga (BTT) serta dukungan transportasi melalui armada Bus Tayo dan angkutan Si Benteng guna memperlancar distribusi barang.

Tak hanya fokus pada distribusi, Pemkot Tangerang juga memperkuat sistem pemantauan harga berbasis digital melalui koordinasi TPID agar pergerakan harga dapat dipantau lebih cepat dan respons kebijakan lebih tepat sasaran.

Berdasarkan data inflasi Maret 2026, Kota Tangerang mencatat inflasi sebesar 3,01 persen secara year on year. Angka tersebut lebih rendah dibanding rata-rata Provinsi Banten sebesar 3,55 persen maupun nasional sebesar 3,48 persen.

Dengan capaian tersebut, Kota Tangerang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga di tengah tekanan inflasi nasional, sekaligus menjadi salah satu daerah rujukan dalam pengendalian inflasi di Indonesia. (mir)