TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Komisi III DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk melahirkan terobosan baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sektor yang disorot adalah optimalisasi aset daerah yang dinilai belum digarap maksimal.
Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang, Pontjo Prayogo, menegaskan pengelolaan aset harus dilakukan secara kreatif dan terukur. Ia menilai masih ada sejumlah aset daerah yang belum memberikan kontribusi optimal, termasuk di sektor pasar.
Menurutnya, Perumda Pasar perlu menghadirkan inovasi baru untuk menghidupkan pasar-pasar yang saat ini kurang efektif, seperti Pasar Bandeng.
“Direktur baru harus inovatif. Kami sudah berikan masukan agar dibuat pasar-pasar tematik. Jangan sampai aset pemerintah kota ada yang tidak efektif,” tegas Pontjo.
Ia mencontohkan Plaza Shinta yang dapat dioptimalkan kembali melalui penyelenggaraan berbagai event serta pemberdayaan pelaku UMKM agar kawasan tersebut kembali produktif dan menarik minat masyarakat.
Tak hanya sektor perdagangan, Komisi III juga menyoroti potensi pariwisata sebagai sumber PAD. Pontjo mendorong instansi terkait untuk lebih aktif menggelar event berskala besar yang mampu menarik kunjungan dari luar daerah.
Namun demikian, ia mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kolaborasi dengan sektor swasta melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai menjadi solusi strategis.
“Kita dorong event besar yang didukung perusahaan-perusahaan. Tujuannya agar orang datang dan menginap di Tangerang, sehingga berdampak langsung pada kenaikan PAD,” tambahnya.
Melalui fungsi pengawasan dan pemberian masukan tersebut, Komisi III berharap seluruh kepala dinas sebagai mitra kerja dapat lebih berani berinovasi dalam mengelola aset dan menggali potensi daerah, demi mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang. (mir)








