Home / Ketik Berita / Jabodetabek / Gebyar BLK Kota Tangerang 2026, Walikota Apresiasi Alumni yang Sukses Bekerja di Jepang

Gebyar BLK Kota Tangerang 2026, Walikota Apresiasi Alumni yang Sukses Bekerja di Jepang

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar Gebyar BLK Kota Tangerang Tahun 2026 di Tangerang Convention Center, Rabu malam (5/11/2026). Acara yang dibuka langsung oleh Walikota Tangerang, H. Sachrudin, ini menjadi bentuk apresiasi kepada para alumni terbaik Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang.

Sachrudin menyampaikan apresiasi kepada Disnaker Kota Tangerang yang telah memberikan penghargaan kepada alumni-alumni terbaik BLK. Menurutnya, salah satu alumni bahkan telah berhasil bekerja di Jepang setelah belajar bahasa Jepang melalui BLK Kota Tangerang dan melamar secara mandiri.

“Ini suatu kebanggaan. Melalui BLK Kota Tangerang, dia belajar bahasa Jepang dan sekarang sudah bisa bekerja. Ini memberikan ruang dan mendorong masyarakat, sekaligus memotivasi alumni lainnya untuk lebih semangat melangkah ke masa depan,” ujar Sachrudin.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para alumni pelatihan yang telah mengikuti program BLK. Penghargaan diberikan khusus kepada para ibu-ibu, gen Z, serta peserta pelatihan menjahit, tata boga, content creator, dan pelatihan bahasa. Sedikitnya 15 pemenang menerima trofi dan uang pembinaan.

“Kategori tata boga merupakan pelatihan baru yang diikuti peserta dari tahun 2025 dan 2026. Setiap tahun tema pelatihan selalu berbeda, tahun ini mengangkat tema romantic night,” ujar Ujang.

Ia menambahkan bahwa pelatihan di BLK juga disesuaikan dengan perkembangan teknologi, seperti content creator, digital marketing, semi-pemrograman, hingga pengenalan dasar kecerdasan buatan (AI). Selain itu, BLK bukan sekadar wadah pelatihan, tetapi juga membantu peserta menyalurkan hobi dan meningkatkan ekonomi.

Jumlah alumni pelatihan dalam setahun mencapai sekitar 900 orang untuk kategori entrepreneur dan 500 orang berbasis kompetensi. Target utama program ini adalah menurunkan angka pengangguran terbuka melalui pelatihan, kerja sama penempatan, OJT, serta kolaborasi dengan Bursa Kerja Khusus.

Tahun depan, Dinas Ketenagakerjaan akan lebih berkonsentrasi pada pelatihan bahasa sebagai mitigasi terhadap kondisi industri di Kota Tangerang yang sebagian mulai beralih ke luar daerah, serta memfasilitasi penyaluran lowongan kerja ke luar negeri. (mir)