ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil kembali mendapat dorongan melalui peresmian gedung baru dan peluncuran Kelas Unggul SMP Muhammadiyah Singkil Tahun 2026. Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., berharap kehadiran fasilitas dan program baru tersebut mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Peresmian berlangsung di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Singkil, Senin (2/11/2026), dan dihadiri Ny. Habibatussania Safriadi Oyon bersama jajaran pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah Aceh Singkil.
Turut hadir Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Singkil, Drs. H. Roswin Hakim, M.Pd., Pimpinan Aisyiyah Ir. Hilma, Pimpinan Cabang Muhammadiyah H. Yusfit Helmi, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) H. Roesman Hasmy, perwakilan Kodim 0109 dan Polres Aceh Singkil, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil, Camat Singkil, serta para sesepuh Muhammadiyah dan alim ulama.
Dalam sambutannya, Safriadi Oyon mengapresiasi peran Muhammadiyah yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda di Aceh Singkil.
Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan dan pembukaan kelas unggul harus menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sekadar menghadirkan gedung baru atau program dengan label unggulan.
Ia menegaskan, keberhasilan kelas unggul harus tercermin dari kualitas proses belajar mengajar, kedisiplinan, kreativitas, serta capaian prestasi peserta didik.
“Kelas unggul harus dibuktikan dengan peningkatan mutu pembelajaran, kedisiplinan, kreativitas, dan prestasi. Jangan hanya unggul dalam nama, tetapi juga unggul dalam kualitas,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari karakter dan akhlak yang terbentuk selama proses pembelajaran.
Karena itu, para guru diharapkan terus menjadi teladan bagi siswa, menanamkan nilai-nilai moral, serta membangun lingkungan belajar yang mendorong lahirnya generasi berilmu dan berkepribadian baik.
Kepada para siswa, ia berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menghormati guru dan orang tua, serta tidak takut bermimpi dan berjuang meraih cita-cita.
“Masa depan bukan sekadar sesuatu yang ditunggu, melainkan harus diperjuangkan dengan ilmu, kerja keras, disiplin, dan doa,” pesannya.
Safriadi menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah. Karena itu, tanggung jawab memajukan pendidikan tidak hanya berada di pundak pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan, termasuk sekolah swasta.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah terus diperkuat agar semakin banyak generasi muda Aceh Singkil memperoleh pendidikan berkualitas, sekaligus memiliki fondasi keimanan dan akhlak yang kuat.
“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga kokoh dalam iman, luhur dalam akhlak, serta memiliki kepedulian untuk membangun daerahnya,” ungkapnya.
Bupati berharap gedung baru dan Kelas Unggul SMP Muhammadiyah Singkil menjadi titik awal bagi peningkatan prestasi siswa serta lahirnya berbagai inovasi di bidang pendidikan.
Ia menekankan, keberadaan gedung yang representatif perlu diiringi dedikasi para pendidik, semangat belajar peserta didik, dan pengelolaan pendidikan yang berorientasi pada mutu.
Sebab, fasilitas yang baik akan semakin bermakna ketika mampu menciptakan ruang tumbuh bagi ilmu pengetahuan, membentuk karakter, dan membuka jalan bagi masa depan generasi muda.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian Kelas Unggul SMP Muhammadiyah Singkil oleh Ny. Habibatussania Safriadi Oyon, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (R84)







