9 Hari, Omzet UMKM Ramadhan Fair Tembus Rp1,6 Miliar

212

MEDAN ketikberita.com | Omzet pelaku UMKM di ajang Ramadhan Fair pada kawasan Jalan Masjid Raya Al-Mashun dan Lapangan Rengas Pulau Marelan dalam sembilan hari, terhitung sejak 26 Maret sampai 3 April 2023 mencapai Rp1.608.722.500.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Laksamana Putra Siregar, Kamis (6/4) petang. Diperkirakan, nilai omzet ini akan bertahan, bahkan meningkat hingga perhelatan Ramadhan Fair berakhir.

Hasil pendataan pihaknya menunjukkan, omzet pelaku UMKM yang berada di kawasan Jalan Masjid Raya Al Mashun memang lebih tinggi dibandingkan yang berada di Lapangan Sepak Bola Pasar V Marelan. Di kawasan Jalan Masjid Raya Al Mashun omzet pelaku UMKM yang menjual berbagai makanan dan minuman selama sembilan hari itu mencapai Rp1.303.531.500. Sedangkan yang omzet di pelaku UMKM di Lapangan Rengas Pulau Marelan Rp215.191.000.

Dia merincikan, di kawasan Jalan Masjid Raya Al Mashun omzet pelaku UMKM pada 26 Maret sebesar Rp82.880.00, 27 Maret Rp101.801.000, 28 Maret Rp130.483.000, 29 Maret Rp128.694.000, 30 Maret Rp132.251.000, 31 Maret Rp176.818.000, 1 April Rp259.427.000, 2 April Rp238.352.500, dan 3 April Rp142.825.000.

Sedangkan di Lapangan Rengas Pulau Marelan, lanjutnya, omzet pelaku UMKM pada 26 Maret sebesar Rp1.670.000, 27 Maret Rp2.520.000, 28 Maret Rp14.139.000, 29 Maret Rp23.935.000, 30 Maret Rp26.528.000, 31 Maret Rp30.596.000, 1 April Rp40.937.000, 2 April Rp48.074.000, dan 3 April Rp26.792.000.

Para pelaku UMKM yang berjualan pada perhelatan akbar ini merasa bergembira. Selain pendapatan meningkat, mereka juga tidak dipungut biaya apa pun, termasuk biaya kebersihan maupun jaga malam.

Salah seorang pelaku UMKM yang mendapat stand di Jalan Masjid Raya Al-Mashun, Sholeh, ajang Ramadhan Fair ini cukup membantu meningkatkan pendapatannya. Hasil penjualan martabaknya juga cukup baik.

“Di samping itu, tidak ada bayar sama sekali. Semua digratiskan Pemko Medan. Mulai dari saya mendaftar secara, sampai sekarang tidak ada pungutan liar apa pun,” ucapnya.

Senada, Ilham, pelaku UMKM yang menjual aneka bakso mengaku tidak ada pungutan apapun saat berjualan di ajang Ramadhan Fair ini.

“Semuanya gratis. Mulai stand, listrik, kebersihan, sampai pengaman. Terima kasih kepada Wali Kota Bobby Nasution. Ajang ini sangat membantu kami, pendapatan kami pun jadi meningkat,” ungkapnya. (er)

Artikulli paraprakKenapa Sih Orang yang Dibonceng Tidak Boleh Duduk Menghadap Samping
Artikulli tjetërGalakkan Pembangunan, Pemko Medan Harapkan Dukungan Masyarakat